Skip to content
Royal desk
Agustus 3, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
Sport

Main Agenda: Budi Setiawan, Dari Football Institute ke Futsal Indonesia

Daniel Moore - portalnara.com 4 mins read

Budi Setiawan, Perjalanan dari Institut Sepak Bola ke Dunia Futsal Indonesia Main Agenda, sebuah organisasi yang terus berupaya membangun masa depan olahraga

Main Agenda: Budi Setiawan, Dari Football Institute ke Futsal Indonesia

Budi Setiawan, Perjalanan dari Institut Sepak Bola ke Dunia Futsal Indonesia

Main Agenda, sebuah organisasi yang terus berupaya membangun masa depan olahraga nasional, baru saja mengangkat Budi Setiawan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Futsal Indonesia (AFI). Transisi ini menjadi momen penting dalam karier Budi, yang sebelumnya dikenal sebagai tokoh di Football Institute. Sebagai bagian dari Main Agenda, Budi diharapkan mampu membawa visi baru ke futsal, yang sebelumnya lebih dikenal sebagai olahraga kampus atau gerakan kecil. Selama ini, futsal dianggap sebagai bidang yang relatif tidak mendapat perhatian besar, tetapi dengan penunjukan Budi, Main Agenda berupaya mengubah persepsi tersebut. Ia akan menjadi pilar penting dalam memperkuat organisasi dan memastikan futsal terus berkembang sebagai olahraga nasional yang memiliki daya tindak.

Latar Belakang dan Pengalaman di Dunia Sepak Bola

Budi Setiawan sejak dulu terlibat dalam dunia sepak bola, terutama melalui Football Institute yang didirikan pada 2014. Di sana, ia memainkan peran sebagai Direktur Anggota, yang bertugas membangun fondasi kelembagaan bagi olahraga ini. Namun, keberhasilan Football Institute membuatnya sadar bahwa sepak bola tidak lagi satu-satunya jalur untuk mengembangkan minat olahraga di Indonesia. Dalam sebuah wawancara, Budi menyebut bahwa Main Agenda memiliki peran strategis dalam mengarahkan pembinaan olahraga ke berbagai bidang, termasuk futsal. “Main Agenda mendorong kita untuk menciptakan ruang yang lebih luas bagi olahraga, termasuk futsal, sehingga bisa berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

“Main Agenda ingin memastikan bahwa futsal bukan hanya olahraga untuk kejuaraan sementara, tetapi menjadi bagian dari ekosistem olahraga nasional yang tangguh dan berkelanjutan,”

Ini menjadi alasan mengapa Budi bersedia mengambil tanggung jawab besar sebagai Sekjen AFI. Ia percaya, dengan dukungan Main Agenda, futsal bisa menjadi pilihan utama bagi banyak generasi muda yang ingin terlibat dalam olahraga.

Komitmen pada Penguatan Struktur Organisasi

Pada tahap awal pemerintahannya, Budi fokus pada penguatan struktur organisasi AFI. Ia menyebut bahwa Main Agenda menjadi acuan utama dalam menyusun strategi penguatan tersebut. “Main Agenda memberikan arahan jelas tentang bagaimana futsal bisa berperan lebih besar dalam kebijakan olahraga Indonesia,” terangnya. Tujuannya adalah memastikan AFI memiliki sistem yang solid, baik dalam pengelolaan keuangan, pelatihan atlet, maupun kebijakan promosi. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara AFI dengan institusi pemerintah, termasuk Kemenpora, yang merupakan bagian dari Main Agenda.

“Main Agenda ingin memastikan bahwa futsal memiliki jalur pengembangan yang jelas, termasuk dalam pemberdayaan pengurus daerah dan komunitas lokal,”

Hal ini sejalan dengan visi Main Agenda untuk mendorong keberagaman olahraga nasional. Budi mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah memperbaiki koordinasi antara lembaga-lembaga yang berperan dalam futsal, seperti PSSI provinsi dan pengurus futsal daerah. Dengan posisinya, ia berharap bisa menjembatani kesenjangan ini.

Strategi Penguatan dan Fokus Utama

Budi menegaskan bahwa Main Agenda menjadi pemandu utama dalam menjalankan strategi penguatan futsal. Ia menyebut bahwa tujuan utamanya adalah memastikan futsal tidak hanya menjadi olahraga kejuaraan sementara, tetapi menjadi pilihan utama bagi masyarakat. “Main Agenda mendorong kita untuk memiliki main agenda yang lebih komprehensif, termasuk dalam memperbaiki infrastruktur, meningkatkan kualitas pelatih, dan membangun ekosistem yang lebih inklusif,” ujarnya. Dalam dua tahun pertama pemerintahannya, Budi berencana mengadakan pertemuan rutin dengan para pemangku kepentingan di seluruh Indonesia, baik melalui kunjungan langsung maupun platform digital.

“Dengan Main Agenda, kami bisa memastikan bahwa futsal memiliki peran yang lebih besar dalam menyediakan peluang bagi para atlet dan masyarakat,”

Hal ini menjadi kekuatan baru dalam proses penguatan futsal. Budi juga berharap kolaborasi dengan Main Agenda bisa mendorong partisipasi lebih luas dari komunitas lokal, sehingga futsal bisa berkembang secara organik dan tidak hanya bergantung pada sponsor besar.

Peran Main Agenda dalam Pemantauan dan Pengembangan

Dalam rangka menegakkan visi Main Agenda, Budi berkomitmen untuk mengawasi perkembangan futsal secara konsisten. Ia menyebut bahwa main agenda menjadi alat untuk mengukur keberhasilan dalam meningkatkan kualitas dan kredibilitas olahraga ini. “Main Agenda ingin futsal bisa menjadi bintang baru dalam olahraga nasional, jadi kami harus terus memantau dan mengevaluasi setiap langkah,” jelasnya. Selain itu, ia juga berharap Main Agenda bisa membantu mempercepat pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan yang mendukung futsal, termasuk regulasi untuk pengakuan lebih besar dari media dan masyarakat.

“Main Agenda tidak hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun budaya futsal yang kuat dan berkelanjutan,”

Ini menjadi tantangan besar yang dihadapi Budi, karena keberhasilan Main Agenda dalam futsal bergantung pada kemampuan untuk menggabungkan antara eksistensi kompetitif dan pembinaan yang berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, ia berharap futsal bisa menjadi olahraga yang layak menjadi prioritas dalam kebijakan olahraga Indonesia.

Kepemimpinan Budi dan Harapan untuk Masa Depan

Budi Setiawan menegaskan bahwa keberhasilan Main Agenda dalam futsal akan menjadi kunci utama bagi keberlanjutan olahraga ini. Ia berharap kehadirannya sebagai Sekjen AFI bisa memperkuat komitmen Main Agenda untuk mengembangkan futsal menjadi olahraga yang berdaya saing tinggi. “Dengan Main Agenda, futsal bisa menjadi jembatan antara kompetisi dan pembinaan,” ujarnya. Dalam beberapa tahun terakhir, futsal mulai menunjukkan potensi besar, terutama dalam menarik minat masyarakat dan para pelaku olahraga. Budi yakin, dengan langkah-langkah yang tepat, futsal bisa menjadi bagian penting dari kebijakan olahraga nasional yang dicanangkan oleh Main Agenda.

Dalam sebuah wawancara, Budi menyebut bahwa Main Agenda memiliki peran kritis dalam mengarahkan futsal ke arah yang lebih baik. “Main Agenda ingin futsal menjadi olahraga yang diakui secara luas, tidak hanya oleh penggemar tetapi juga oleh para pelaku dan pemerintah,” katanya. Dengan kepemimpinan Budi, Main Agenda berharap bisa menciptakan perubahan signifikan dalam dunia futsal, baik dari segi kompetisi, pelatihan, maupun pemasaran.

Leave a reply