Skip to content
Royal desk
Agustus 6, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
News

Netanyahu: Israel Belum Setujui Proposal BOP Tarik Pasukan di Gaza

Linda Miller - portalnara.com 3 mins read

Netanyahu - Jakarta, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menegaskan posisi pemerintahannya yang belum menyetujui proposal perdamaian Gaza yang

Netanyahu: Israel Belum Setujui Proposal BOP Tarik Pasukan di Gaza

Netanyahu Tegaskan Israel Belum Setujui Proposal BOP untuk Gaza

Portalnara.com – Netanyahu – Jakarta, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menegaskan posisi pemerintahannya yang belum menyetujui proposal perdamaian Gaza yang diusulkan oleh Board of Peace (BOP) bersama Amerika Serikat (AS). Meskipun telah menerima jaminan penting terkait penarikan pasukan Israel, Netanyahu menyatakan bahwa rancangan tersebut masih dalam tahap kajian mendalam oleh tim negosiasi Israel.

Dalam video yang diunggah melalui media sosial, Netanyahu menjelaskan bahwa tim Presiden AS Donald Trump meyakini Hamas dapat dilucuti dan Gaza didemiliterisasi sepenuhnya melalui proposal yang diajukan. Namun, menurut Netanyahu, Israel masih mengkaji setiap detail isi rancangan tersebut sebelum memberikan persetujuan resmi.

“Kami sedang memeriksanya. Mereka mengirimkan kepada kami sebuah rancangan. Kami tidak menyetujuinya, itu bukan rancangan kami. Kami telah menyampaikan komentar kami,” kata Netanyahu, dikutip dari AFP, Kamis (6/8/2026).

Perjalanan Proposal BOP dan Reaksi Israel

Pernyataan Netanyahu muncul setelah ia bertemu dengan Board of Peace yang didukung AS sehari sebelumnya. Dalam pertemuan bersejarah itu, Israel memperoleh jaminan bahwa tentaranya hanya akan ditarik dari posisi saat ini di Gaza setelah Hamas menyelesaikan proses pelucutan senjata secara menyeluruh. Jaminan ini menjadi salah satu poin kunci yang dipertimbangkan oleh pemerintah Israel.

Meski demikian, Netanyahu menghadapi tekanan signifikan dari mitra koalisi sayap kanan yang mendesaknya menolak proposal tersebut. Menteri Keuangan Bezalel Smotrich dan Menteri Permukiman Orit Strook meminta digelar pemungutan suara ulang terhadap rencana itu. Keduanya menilai isi proposal yang beredar tidak sesuai dengan pembahasan awal di kabinet keamanan Israel.

Media Israel melaporkan rapat kabinet keamanan yang semula dijadwalkan berlangsung pada Senin ditunda hingga Kamis, di tengah pelaksanaan pemilihan pendahuluan Partai Likud menjelang pemilu pada 27 Oktober mendatang. Peneliti lembaga kajian Molad, Tal Elovits, menilai tuntutan pemungutan suara ulang lebih merupakan langkah politik untuk meningkatkan tekanan terhadap Netanyahu. Menurutnya, kelompok kanan di Israel sejak lama berupaya menghindari skenario yang menjadikan konflik Gaza berada di bawah pengawasan internasional.

Netanyahu tidak memiliki pilihan lain selain mendengarkan satu-satunya sahabat yang masih dimilikinya di komunitas diplomatik,” ujar Elovits, merujuk pada Presiden AS Donald Trump. Ia menambahkan, Israel saat ini berada dalam posisi diplomatik yang semakin terisolasi sehingga kecil kemungkinan dapat membatalkan rencana yang disponsori Washington.

Prosedur Baru Militer Israel di Gaza

Di tengah pembahasan proposal perdamaian, laporan media Israel menyebut militer kini menerapkan prosedur baru terkait serangan di Gaza. Harian Haaretz melaporkan, setiap serangan kini harus mendapat persetujuan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, kecuali dalam situasi yang mengancam keselamatan pasukan secara langsung. Kebijakan tersebut disebut berbeda dari aturan sebelumnya yang hanya memerlukan persetujuan komandan wilayah.

Sebelumnya, Board of Peace memastikan penarikan pasukan Israel dari Gaza hanya akan dimulai setelah Hamas menyelesaikan proses pelucutan senjata, sebagai bagian dari roadmap perdamaian yang didukung Amerika Serikat. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan stabilitas jangka panjang di wilayah tersebut.

Namun hingga kini, pemerintah Israel melalui Netanyahu menegaskan proposal tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum disetujui secara resmi. Netanyahu juga menekankan bahwa Israel akan terus berkoordinasi dengan Washington untuk memastikan kepentingan nasional tetap terjaga dalam setiap tahap negosiasi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan situasi Gaza, pembaca dapat mengunjungi [berita terbaru tentang konflik Israel-Gaza](https://www.idntimes.com/news/world) di situs kami.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Proposal BOP dan Posisi Netanyahu

Apa itu Board of Peace (BOP)? Board of Peace adalah inisiatif perdamaian yang didukung oleh Amerika Serikat untuk menyelesaikan konflik Israel-Gaza melalui negosiasi dan pelucutan senjata Hamas.

Mengapa Netanyahu menunda persetujuan proposal? Netanyahu menunda persetujuan karena proposal tersebut masih dalam tahap kajian dan menghadapi tekanan dari koalisi sayap kanan yang menginginkan pemungutan suara ulang.

Kapan pemilu Israel akan berlangsung? Pemilu Israel dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026, dengan pemilihan pendahuluan Partai Likud yang sedang berlangsung saat ini.

Apa perbedaan prosedur serangan baru di Gaza? Prosedur baru mengharuskan persetujuan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel untuk setiap serangan, berbeda dengan aturan lama yang hanya memerlukan persetujuan komandan wilayah.

Bagaimana posisi diplomatik Israel saat ini? Israel berada dalam posisi diplomatik yang semakin terisolasi, sehingga kecil kemungkinan dapat membatalkan rencana perdamaian yang disponsori Washington.

Leave a reply