Skip to content
Royal desk
Agustus 6, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
News

Kapolri Tunjuk Brigjen Sumy Hastry Jadi Karodokpol Pusdokkes Polri

William Garcia - portalnara.com 3 mins read

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi mengangkat Polwan berlatar belakang forensik, Brigadir Jenderal dr Sumy Hastry Purwanti, ke posisi baru

Kapolri Tunjuk Brigjen Sumy Hastry Jadi Karodokpol Pusdokkes Polri

Brigjen dr Sumy Hastry Purwanti Dilantik sebagai Karodokpol Pusdokkes Polri

Portalnara.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi mengangkat Polwan berlatar belakang forensik, Brigadir Jenderal dr Sumy Hastry Purwanti, ke posisi baru sebagai Kepala Rodokpol Pusdokkes Polri. Keputusan ini dituangkan dalam Surat Telegram yang ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada hari Jumat, tanggal 31 Juli 2026. Dokumen resmi tersebut memiliki nomor ST/1584/VII/KEP./2026.

Menurut isi surat telegram yang diterbitkan, Hastry sebelumnya menduduki jabatan Karolabdokkes Pusdokkes. Dalam pengumuman resmi disebutkan, “Karolabdokkes Pusdokkes Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Karodokpol Pusdokkes Polri,” sesuai bunyi Surat Telegram Kapolri.

Profil dan Pendidikan

Brigjen Hastry Purwanti lahir di ibu kota Jakarta pada tanggal 23 Agustus 1970. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana kedokteran di Universitas Diponegoro (UNDIP) pada tahun 1995. Tidak lama kemudian, tepatnya dua tahun setelahnya, ia meraih gelar dokter dari institusi yang sama. Pada tahun 1998, ia memutuskan untuk bergabung dengan kepolisian sebagai seorang polwan. Di tahun yang sama, ia melanjutkan studi ke Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SEPA) Polri.

Perjalanan akademiknya terus berlanjut. Antara tahun 2002 hingga 2005, Hastry menempuh pendidikan spesialis forensik di UNDIP. Kemudian, ia menyelesaikan pendidikan doktoral pada tahun 2016. Prestasi ini menjadikannya sebagai polwan pertama di seluruh Asia yang memiliki gelar doktor forensik.

Karier dan Pengalaman Internasional

Karier kepolisian Brigjen Hastry dimulai sejak tahun 1999 ketika ia bertugas sebagai Pasi Polipol Dis Dokkes Polda Jateng. Pada tahun 2005, ia dipindahtugaskan sebagai Kaur Dokkes Polwiltabes Semarang. Selain itu, pada tahun 2003 ia mengikuti Postgraduate Training-Course Forensic Medicine. Pengalaman belajarnya juga mencakup kursus DVI di Singapura pada tahun 2006, kursus DNA di Malaysia satu tahun kemudian, serta kursus identifikasi luka ledakan di Perth, Australia pada tahun 2011.

Pada bulan Juli 2024, Hastry menerima kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal. Kenaikan tersebut dicantumkan dalam Surat Telegram Nomor STR/1768/VI/KEP/2024 dan Telegram Nomor STR/1686/VI/KE. Pengalaman lapangan internasionalnya meliputi tugas sebagai tim DVI Bushfire Melbourne pada tahun 2009 dan tim DVI Laka Pesawat MH-17 pada tahun 2014.

Kontribusi dan Penghargaan

Hastry juga memiliki rekam jejak panjang dalam penanganan kasus forensik nasional. Pada tahun 2002, ia bertugas sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Utama Pusdokkes Polri dan menjadi anggota tim forensik dalam mengidentifikasi korban Bom Bali I. Ia juga terlibat dalam berbagai tim DVI lainnya, termasuk korban gempa bumi Yogyakarta tahun 2006, korban kapal KM Senopati Nusantara tahun 2006, korban Garuda Air Crash – Yogyakarta tahun 2007, korban Kapal Tenggelam Kapal Imigran Gelap tahun 2011, serta penanganan jenazah erupsi gunung Semeru tahun 2021.

Pengalaman internasional lainnya mencakup Tim DVI Korban Pesawat Sukhoi SSJ-100 Gunung Salak – Bogor tahun 2012, Tim DVI Korban Pesawat Air Asia tahun 2015, Tim DVI Korban Pesawat MH17 di Rusia tahun 2014, dan TIM Eksekusi Terpidana Mati di Nusa Kambangan tahun 2008–2016.

Karolabdokkes Pusdokkes Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Karodokpol Pusdokkes Polri.

Selain tugas-tugas forensik, Hastry juga mendirikan layanan Forensik Klinik (Forklin) secara khusus. Inisiatif ini mencerminkan keberpihakannya terhadap korban kekerasan seksual, baik perempuan maupun anak-anak, melalui pendekatan medis yang komprehensif.

Frequently Asked Questions

What is Kapolri Tunjuk Brigjen Sumy Hastry Jadi?

Kapolri Tunjuk Brigjen Sumy Hastry Jadi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kapolri Tunjuk Brigjen Sumy Hastry Jadi matter?

Kapolri Tunjuk Brigjen Sumy Hastry Jadi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a reply