Pixel 11 Pro: Model Paling Kurang Tahan di Keluarga Pixel 11?
Portalnara.com – Google baru saja meluncurkan seluruh jajaran Pixel 11 dalam acara Made by Google yang berlangsung pada hari Rabu, 12 Agustus 2026 menurut waktu Amerika Serikat. Generasi terbaru ini mencakup empat perangkat, yaitu Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, serta Pixel 11 Pro Fold. Salah satu temuan menarik muncul dari database European Product Registry for Energy Labelling (EPREL) yang menyoroti tingkat ketahanan masing-masing gadget.
Seperti dilaporkan Android Authority pada Kamis, 13 Agustus 2026, Pixel 11 Pro ternyata mencatatkan skor durability terendah di antara semua anggota keluarganya. Berdasarkan catatan EPREL, smartphone Pro hanya meraih nilai B untuk aspek ketahanan, sementara Pixel 11, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold semuanya berhasil mendapatkan nilai A.
Bagaimana Pengujian Durability Dilakukan?
Skor durability ini berasal dari uji repeated free-fall reliability yang dicatat dalam basis data EPREL. Pixel 11 Pro mampu bertahan selama 180 kali percobaan jatuh tanpa mengalami kerusakan yang menyebabkan kegagalan pengujian. Angka ini jelas lebih kecil dibandingkan Pixel 11 dan Pixel 11 Pro XL yang masing-masing mencapai 270 kali jatuh tanpa cacat.
Kesulitan inilah yang membuat Pixel 11 Pro menjadi satu-satunya model nonlipat dalam keluarga Pixel 11 yang tidak meraih nilai A untuk durability. Sebaliknya, kedua model lainnya berhasil melewati 270 kali pengujian free-fall dengan sempurna sehingga memperoleh nilai tertinggi.
Perbandingan dengan Model Lainnya
Pixel 11 versi reguler menunjukkan performa yang lebih baik dalam pengujian ini. Smartphone tersebut tercatat mampu melewati 270 kali free-fall tanpa kerusakan dan mendapatkan nilai A untuk durability. Data EPREL juga mencatat bahwa Pixel 11 memiliki rating IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air, menjadikannya cukup tangguh meskipun posisinya berada di bawah model Pro dalam hierarki produk.
Hasil serupa terlihat pada Pixel 11 Pro XL yang juga memperoleh nilai A untuk durability. Model layar besar ini mampu bertahan dalam 270 kali pengujian jatuh tanpa cacat. Sementara itu, Pixel 11 Pro menjadi satu-satunya smartphone nonlipat dalam keluarga Pixel 11 yang tidak memperoleh nilai A untuk kategori ketahanan tersebut.
Keunikan Pixel 11 Pro Fold
Hal yang tidak kalah menarik datang dari Pixel 11 Pro Fold. Sebagai smartphone lipat, perangkat ini menghadapi pengujian berbeda karena memiliki kondisi tertutup dan terbuka. Data EPREL menunjukkan perangkat tersebut bertahan dalam 210 kali jatuh tanpa cacat ketika tertutup, sedangkan angkanya turun menjadi 45 kali saat perangkat terbuka.
Meski begitu, Pixel 11 Pro Fold tetap memperoleh nilai A untuk durability. Hasil tersebut menunjukkan bahwa jumlah jatuh yang berhasil dilewati bukan satu-satunya faktor penentu nilai akhir durability. Pixel 11 Pro Fold memang mencatat angka lebih rendah ketika diuji dalam kondisi terbuka, tetapi perangkat tersebut tetap masuk kategori A.
Mengapa Pixel 11 Pro Tidak Bisa Disebut Ringkih?
Karena itu, hasil EPREL sebaiknya dibaca berdasarkan standar pengujian yang digunakan, bukan hanya membandingkan jumlah jatuh antarperangkat. Meski mendapat nilai B, hasil tersebut tidak serta-merta berarti Pixel 11 Pro merupakan smartphone yang mudah rusak. Penilaian EPREL berasal dari pengujian tertentu, sehingga hasilnya lebih tepat dibaca sebagai indikator ketahanan perangkat dalam kondisi yang telah ditentukan.
Pengguna tidak bisa langsung menyimpulkan Pixel 11 Pro akan lebih cepat rusak dalam pemakaian sehari-hari hanya berdasarkan skor tersebut. Selain durability, EPREL juga memberikan penilaian untuk efisiensi energi dan repairability. Pixel 11 Pro memperoleh nilai B pada ketiga kategori tersebut, sementara model Pixel 11 lainnya secara umum juga berada di kisaran B untuk efisiensi energi dan repairability.
Jadi, perbedaan paling mencolok pada Pixel 11 Pro dalam data tersebut memang berada pada aspek durability. Temuan ini menjadi menarik karena ketahanan fisik justru menjadi satu area yang membedakannya dari saudara-saudaranya. Google Pixel 11 Pro memang menjadi model yang memperoleh nilai durability paling rendah dalam keluarga Pixel 11 berdasarkan data EPREL. Namun, menyebutnya sebagai smartphone yang “ringkih” perlu diberi konteks karena penilaian tersebut hanya mencerminkan hasil pengujian tertentu.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Apakah Google Pixel 11 Pro Jadi?
Apakah Google Pixel 11 Pro Jadi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Apakah Google Pixel 11 Pro Jadi matter?
Apakah Google Pixel 11 Pro Jadi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

