Business

Pemerintah Patok Defisit RAPBN 2027 Rp671,2 Triliun

un_7279_08d0a799-f2b9-4117-92e2-e5eb3694a02b-1

Prabowo Tetapkan Target Defisit RAPBN 2027 di Angka Rp671,2 Triliun

Portalnara.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi mengumumkan bahwa pemerintah menargetkan defisit dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 sebesar Rp671,2 triliun. Angka ini setara dengan 2,04 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Proyeksi belanja negara untuk tahun 2027 mencapai Rp4.097,2 triliun, sementara pendapatan negara diproyeksikan naik menjadi Rp3.426 triliun. Angka pendapatan tersebut lebih tinggi dibandingkan target APBN 2026 yang sebesar Rp3.153 triliun.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus berusaha menekan angka defisit agar semakin kecil. Bahkan, cita-cita pemerintah adalah mencapai kondisi anggaran yang berimbang. “Pembiayaan direncanakan Rp671,2 triliun dengan defisit 2,04 persen terhadap PDB. Dan ini akan kami usahakan untuk ditekan lebih kecil lagi,” kata Prabowo saat menyampaikan pidato dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya, Jumat (14/8/2026).

Defisit Lebih Rendah dari APBN 2026

Rencana defisit RAPBN 2027 tersebut juga lebih rendah dibandingkan dengan rencana pembiayaan dalam APBN 2026 yang mencapai Rp689,1 triliun. Meski berupaya menekan defisit, pemerintah tetap merancang belanja negara secara ekspansif untuk mendukung berbagai agenda pembangunan. “APBN 2027 didesain tetap ekspansif secara kolaboratif, terarah dan terukur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dan sejahtera lebih cepat,” ujar Prabowo.

Menurutnya, pemerintah memahami bahwa defisit yang ideal adalah sekecil-kecilnya. Karena itu, pengelolaan APBN akan terus diarahkan agar kebutuhan pembiayaan dapat ditekan tanpa mengganggu pelaksanaan program prioritas nasional. “Kami memahami bahwa defisit yang ideal adalah sekecil-kecilnya. Bahkan, cita-cita kami adalah anggaran yang berimbang,” kata Prabowo.

Sinergi Kebijakan dan Transformasi Ekonomi

Prabowo menekankan pentingnya sinergi kebijakan fiskal dan moneter, sektor keuangan, serta Danantara agar bekerja semakin solid dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Di sisi lain, transformasi ekonomi menuju aktivitas bernilai tambah tinggi akan terus diperkuat. Pemerintah juga memastikan program-program unggulan berjalan efektif dan program perlindungan sosial tetap andal.

Pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi perhatian, termasuk memperkuat dukungan bagi petani, nelayan, guru, serta tenaga kerja rentan. Harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah juga akan diperkuat agar pelaksanaan pembangunan semakin efektif. “Selain itu, pemberantasan korupsi dan penegakan hukum akan terus dilakukan tanpa pandang bulu,” ujar Prabowo.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang RAPBN 2027

Berapa target defisit RAPBN 2027? Target defisit RAPBN 2027 ditetapkan sebesar Rp671,2 triliun atau setara dengan 2,04 persen dari PDB Indonesia.

Bagaimana perbandingan defisit RAPBN 2027 dengan APBN 2026? Defisit RAPBN 2027 lebih rendah dibandingkan APBN 2026 yang mencapai Rp689,1 triliun, menunjukkan upaya pemerintah dalam menekan defisit anggaran.

Apa proyeksi pendapatan dan belanja negara untuk 2027? Proyeksi belanja negara mencapai Rp4.097,2 triliun, sementara pendapatan negara diproyeksikan naik menjadi Rp3.426 triliun.

Bagaimana strategi pemerintah dalam mencapai anggaran berimbang? Pemerintah akan terus menekan defisit melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter, serta memperkuat transformasi ekonomi menuju aktivitas bernilai tambah tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *