Korea

4 Lagu KPop yang Dianggap Terlalu Childish, Terbaru Milik aespa!

1000018318_2059e393-6891-4dc2-8ca9-7c81560001cf

4 Lagu KPop yang Dinilai Terlalu Kekanakan, Terbaru Milik aespa

Portalnara.com – Dalam industri KPop, keputusan soal konsep visual maupun pemilihan lagu umumnya berada di tangan agensi atau tim kreatif yang ditunjuk. Anggota grup sendiri jarang memiliki ruang untuk ikut menentukan arah musikal yang akan mereka hadirkan ke publik. Akibatnya, para idol kerap harus menerima apa pun yang sudah diputuskan dari atas, tanpa banyak opsi untuk menolak. Bagi kebanyakan dari mereka, kondisi semacam ini memang sudah menjadi bagian dari keseharian sejak debut.

Agensi biasanya dianggap paling memahami visi kreatif dan jenis lagu yang paling sesuai untuk grup asuhannya. Namun, situasi berubah ketika sebuah grup justru diminta membawakan materi yang terdengar kurang nyaman di telinga, atau bahkan terkesan terlalu kekanakan. Meski jarang ada idol yang secara terbuka memprotes keputusan agensi, bayangkan bagaimana rasanya harus tampil dengan lagu yang terasa tidak proporsional untuk usia mereka. Berikut empat judul yang memicu reaksi semacam itu.

“Roll” – aespa

Terkenal dengan nuansa futuristik dan genre EDM yang kental di hampir setiap rilisan, aespa tidak selalu berhasil melahirkan lagu yang langsung meledak di pasaran. Salah satu track dari full album LEMONADE yang berstatus b-side justru menjadi sorotan karena dianggap sebagai rilisan gagal. Lagu tersebut adalah “Roll”, dengan durasi 2 menit 39 detik.

Secara vokal, para member aespa tetap terdengar mantap dan memukau seperti biasa. Tidak ada suara sok imut atau vibe childish yang berlebihan di sepanjang komposisi. Yang dipermasalahkan oleh sebagian penggemar justru penggunaan interpolasi melodi dari nursery rhyme “Row, Row, Row Your Boat” pada beberapa bagian lagu. Meskipun interpolasi dan sampel merupakan praktik umum di industri musik, banyak fans merasa tim kreatif aespa seharusnya bisa memilih melodi lain yang tetap terdengar cool dan catchy, alih-alih mengambil nada dari lagu anak-anak yang sudah begitu familier di telinga pendengar.

“Young, Dumb, Stupid” – NMIXX

Sejak awal debut, genre musik NMIXX selalu menjadi bahan perdebatan. Di satu sisi, banyak yang mengapresiasi konsep percampuran dua lagu bertabrakan yang membuat mereka tampak unik dan menonjol di antara girl group segenerasi. Di sisi lain, tidak sedikit yang mempertanyakan visi kreatif JYP Entertainment untuk grup ini, mengingat agensi tersebut sudah lama dikenal sebagai pencetak girl group sukses dengan lagu-lagu populer yang mudah diterima publik.

Setelah keluarnya Jinni, publik sangat penasaran akan arah musik NMIXX untuk comeback perdana mereka sebagai enam anggota. Ekspektasi besar itu cukup dipatahkan ketika mereka merilis “Young, Dumb, Stupid”. Meski lagu ini terdengar catchy dan langsung nyantol di telinga, sebagian pendengar menilai konsepnya terlalu childish dan keluar jalur dari identitas utama NMIXX. Penggunaan interpolasi dari lagu anak-anak populer “Are You Sleeping, Brother John?” dinilai netizen sebagai keputusan keliru yang membuat rilisan ini dianggap downgrade. Padahal, NMIXX di era OT7 memiliki banyak mahakarya keren, seperti “O.O”, “TANK”, “DICE”, hingga “Cool (Your Rainbow)”.

“Woke Up In Tokyo” – BABYMONSTER

Berbeda dengan dua lagu sebelumnya yang hanya dikritik pada bagian tertentu, kali ini yang dipermasalahkan bukan lirik utama melainkan keseluruhan genre dan komposisi. Track dari full album perdana BABYMONSTER berjudul “Woke Up In Tokyo” dinilai terlalu kekanak-kanakan secara keseluruhan.

Lagu ini dibawakan oleh duo rapper BABYMONSTER, Ruka dan Asa. Sebagian pendengar merasa hasilnya terdengar canggung saat didengarkan. Padahal, BABYMONSTER sudah membangun branding musik yang kuat lewat title track mereka yang mengusung konsep badass, rap super kece dan swag, sekaligus bagian vokal yang terdengar mewah dan powerful. Karena itulah, banyak yang penasaran apa yang sebenarnya terjadi di balik keputusan kreatif agensi untuk lagu ini.

Apakah daftar lagu di atas juga terasa kurang nyaman di telingamu, apalagi ketika menyadari bahwa yang menyanyikannya adalah para idol yang jelas-jelas bukan anak kecil lagi?

Frequently Asked Questions

What is 4 Lagu KPop yang Dianggap Terlalu?

4 Lagu KPop yang Dianggap Terlalu is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does 4 Lagu KPop yang Dianggap Terlalu matter?

4 Lagu KPop yang Dianggap Terlalu matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *