News

Deretan Kelompok yang Memilih Tidak Ikut Demo 27 Agustus

whatsapp-image-2026-08-26-at-16_1eff820b-3406-49cf-a4ef-f5ab2873b6c6_watermarked_idntimes-1

Beberapa Kelompok Putuskan Absen dari Aksi 27 Agustus di Depan DPR

Portalnara.com – Sejumlah elemen masyarakat dijadwalkan berkumpul di kawasan Gedung DPR RI pada Kamis, 27 Agustus 2026. Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB) menjadi salah satu pihak yang akan menyampaikan tuntutan terkait kondisi sosial-politik nasional. Meski demikian, tidak semua organisasi memilih bergabung dalam aksi tersebut. Beberapa kelompok memutuskan untuk absen, dengan alasan yang beragam—mulai dari jadwal internal yang sudah terlanjur berjalan hingga pertimbangan strategis masing-masing gerakan.

KSPI dan Partai Buruh: Tidak Ada Aksi Besar Selama Agustus–September

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menggelar maupun mengikuti demonstrasi pada 27 Agustus 2026. Lebih luas lagi, sepanjang bulan Agustus organisasi buruh ini tidak akan turun ke jalan.

“KSPI tidak ikut demo besok (27 Agustus). Ada (tetap demo), tetapi tidak digelar pada Agustus ini,” ujar Tim Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S Cahyono, kepada IDN Times.

Said Iqbal, Presiden Partai Buruh sekaligus petinggi KSPI, memperkuat pernyataan tersebut. Ia memastikan bahwa tidak akan ada aksi besar-besaran dari kedua organisasi selama Agustus hingga September 2026, selama empat isu yang mereka angkat mendapat respons memadai dari pemerintah dan DPR RI.

“KSPI dan Partai Buruh dapat dipastikan tidak akan ada aksi pada Agustus hingga September 2026. Sepanjang empat isu tersebut (yang diangkat Partai Buruh dan KSPI) direspons dengan baik oleh pemerintah dan DPR RI, tak ada alasan untuk melakukan aksi besar-besaran,” ujar Said.

Universitas Trisakti: Masih Terjebak Agenda PKKMB

Wakil Menteri Luar Negeri Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti (Kepresma Usakti), Arief Rizquna, menjelaskan bahwa kampus tersebut tidak akan ikut turun ke jalan pada Kamis mendatang. Alasannya, Trisakti masih berada di tengah pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), dan pihak kampus turut menjadi penanggung jawab kegiatan itu.

“Untuk Trisakti besok kami tidak turun dikarenakan masih ada agenda PKKMB. Kami juga sebagai penanggung jawab pelaksanaannya,” ujar Arief kepada IDN Times, Rabu (26/8/2026).

Arief menambahkan bahwa absennya Trisakti pada 27 Agustus bersifat sementara. Setelah rangkaian penerimaan mahasiswa baru rampung, pihak kampus akan segera berkonsolidasi dan mengambil sikap bersama BEM serta elemen masyarakat sipil.

“Walaupun esok tidak turun, kami pastikan dalam waktu dekat ketika rangkaian penerimaan mahasiswa baru usai, akan bersikap dan berkomitmen bersama kawan-kawan BEM serta masyarakat sipil untuk menyuarakan dan terus mengingatkan ketidakbenaran jalannya negara hari ini,” ujar dia.

Koalisi Ojol Nasional: Sibuk Roadshow ke Sembilan Kota di Jawa

Dalam rencana aksi besar di depan DPR, berbagai lapisan masyarakat termasuk pengemudi ojek daring dijadwalkan hadir. Namun, tidak semua asosiasi ojol memilih bergabung. Koalisi Ojol Nasional (KON) secara resmi menyatakan tidak akan ikut berunjuk rasa pada 27 Agustus 2026.

Ketua Presidium KON, Andi Kristianto, menjelaskan bahwa organisasi tersebut sedang melaksanakan roadshow ke sembilan kota di Pulau Jawa guna melakukan sosialisasi dan edukasi kepada mitra pengemudi.

“Koalisi Ojol Nasional (KON) tidak ikut serta dalam aksi 27 Agustus 2026. Saat ini, KON sedang melaksanakan roadshow ke sembilan kota di Pulau Jawa untuk edukasi dan sosialisasi,” ungkap Andi kepada IDN Times melalui pesan pendek, Rabu (26/8/2026).

Sembilan kota yang menjadi tujuan roadshow KON meliputi Bandung, Cirebon, Sidoarjo, Surabaya, Pasuruan, Malang, Solo, Yogyakarta, dan Semarang. KON menaungi 295 komunitas mitra pengemudi ojek daring.

Pada 2025, KON sempat menjadi sorotan publik ketika salah satu anggotanya dipanggil ke Istana Wapres untuk bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pemanggilan tersebut terjadi di tengah kemarahan para pengemudi ojol menyusul tewasnya Affan Kurniawan, seorang driver yang dilindas mobil rantis kepolisian.

Frequently Asked Questions

What is Deretan Kelompok yang Memilih Tidak Ikut?

Deretan Kelompok yang Memilih Tidak Ikut is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Deretan Kelompok yang Memilih Tidak Ikut matter?

Deretan Kelompok yang Memilih Tidak Ikut matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *