PortalNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

BI Perluas Insentif Hedging untuk Tarik Dana Asing, Ada Diskon!

Published Agustus 20, 2026 · Updated Agustus 20, 2026 · By Susan Hernandez - portalnara.com

Foto : Susan Hernandez - portalnara.com

BI Perluas Akses Hedging dan Beri Diskon Premi untuk Dorong Masuknya Modal Asing

Portalnara.com – Bank Indonesia mengambil langkah baru guna memperkuat daya tarik pasar keuangan domestik bagi investor luar negeri. Melalui dua kebijakan yang diumumkan secara bersamaan, otoritas moneter membuka ruang lebih luas bagi transaksi lindung nilai sekaligus menawarkan potongan premi signifikan bagi peminjam luar negeri dan pelaku investasi asing langsung.

Skema Vastra: Investor Asing Bisa Hedging dari Luar Negeri

Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono menjelaskan bahwa investor global kini dapat melakukan transaksi hedging melalui skema bank mitra yang dikenal dengan nama Vastra. Mekanisme ini memungkinkan pemegang aset berdenominasi rupiah di Indonesia untuk melindungi posisinya dari fluktuasi nilai tukar tanpa harus berhadapan langsung dengan pasar valuta asing domestik. Bank di luar negeri yang ditunjuk investor akan terhubung secara langsung dengan bank mitra yang telah ditetapkan BI di dalam negeri.

Pada tahap awal, underlying transaksi hedging melalui Vastra terbatas pada investasi portofolio berdenominasi rupiah. Instrumen yang tercakup meliputi Surat Berharga Negara (SBN) rupiah, Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sukuk Bank Indonesia (SukBI), serta instrumen rupiah lain yang ditetapkan kemudian oleh BI.

"Instrumen yang didukung saat ini adalah SBN, SRBI, dan SukBI. Tapi ke depannya akan terus kita perluas," ujar Thomas.

Thomas menambahkan bahwa investor global juga dapat mengakses instrumen lindung nilai yang disediakan langsung oleh BI, antara lain Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dan swap BI, melalui perantara bank mitra.

"Dengan ini, investor dapat terhubung langsung juga dengan instrumen lindung nilai Bank Indonesia, antara lain DNDF dan swap Bank Indonesia," kata Thomas.

Kebijakan Vastra ini dituangkan dalam Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 20 Tahun 2026 tentang Transaksi Pasar Valuta Asing untuk Lindung Nilai melalui Bank Mitra. Dengan skema tersebut, hambatan perbedaan zona waktu serta keterbatasan akses langsung ke pasar valas domestik diharapkan tidak lagi menjadi kendala bagi investor asing.

Diskon Premi 12,5 Persen untuk Pinjaman Luar Negeri dan FDI

Di sisi lain, BI memperluas pemberian potongan premi sebesar 12,5 persen untuk transaksi swap jual lindung nilai. Sebelumnya, insentif semacam itu hanya berlaku bagi transaksi dengan underlying berupa aliran masuk portofolio. Kini, cakupan diperluas hingga mencakup pinjaman luar negeri perbankan dan investasi asing langsung (FDI).

Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti menjelaskan bahwa transaksi swap lindung nilai tersebut memiliki jangka waktu paling lama 12 bulan, dengan masa kontrak maksimal tiga tahun. Transaksi juga dapat diperpanjang (rollover) sesuai sisa jangka waktu kontrak yang berlaku.

"Jadi ini suatu bentuk perluasan dalam rangka juga untuk lebih menarik inflow masuk ke pasar keuangan kita," kata Destry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Pada tahap awal, mata uang yang tercakup dalam insentif swap jual lindung nilai ini adalah dolar AS serta renminbi, baik dalam bentuk CNY maupun CNH. Perluasan instrumen tersebut dijadwalkan berlaku efektif pada minggu kedua September 2026, dan mencakup dana pinjaman luar negeri serta FDI yang masuk sejak 1 Juli 2026.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is BI Perluas Insentif Hedging untuk Tarik?

BI Perluas Insentif Hedging untuk Tarik is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does BI Perluas Insentif Hedging untuk Tarik matter?

BI Perluas Insentif Hedging untuk Tarik matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.