E-Commerce RI Ekspansi ke Thailand, Begini Strateginya
AHA Commerce Meluncurkan Strategi Ekspansi ke Pasar Thailand
Portalnara.com – Thailand kini masuk dalam daftar negara yang patut dipertimbangkan oleh pelaku bisnis e-commerce Indonesia yang ingin mengembangkan usahanya ke kancah internasional. Namun, keberhasilan ekspansi tidak hanya bergantung pada penerapan model bisnis yang sudah terbukti di tanah air. AHA Commerce, perusahaan asal Indonesia yang telah membuka kantor operasional di Thailand, mengungkap beberapa strategi kunci yang perlu diperhatikan sebelum memasuki pasar tersebut.
Membangun Fondasi Sistem yang Teruji
Stephen Lawrence, Chief Executive Officer AHA Commerce, menjelaskan bahwa perusahaan terlebih dahulu mengembangkan sistem dan tata kelola e-commerce selama lebih dari sepuluh tahun di Indonesia. Platform yang telah digunakan untuk menangani berbagai merek kemudian diadaptasi untuk pasar Thailand. "Ketika sistem tersebut terbukti mampu menghasilkan pertumbuhan yang konsisten bagi brand di Indonesia, kami melihat peluang untuk membawa pendekatan yang sama ke pasar regional. Thailand menjadi langkah awal kami dalam mewujudkan visi tersebut," ujar Stephen dalam keterangan tertulis pada Sabtu (15/8/2026).
Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah mengelola toko online milik merek lokal. Meskipun sistem dan pengalaman dari Indonesia tetap menjadi acuan utama, penerapannya harus disesuaikan dengan perilaku konsumen, kondisi marketplace, serta pola promosi yang berlaku di Thailand.
Kolaborasi Tim Indonesia dan Lokal
Andre Chouw, Chief Business Officer sekaligus Co-Founder AHA Commerce, menyebutkan bahwa pembagian peran antara tim Indonesia dan Thailand menjadi bagian integral dari proses tersebut. Tim Indonesia bertanggung jawab atas sistem dan memberikan pengalaman operasional, sementara tim lokal menyesuaikan pelaksanaannya dengan kondisi pasar setempat.
"Tentu implementasinya tetap disesuaikan dengan perilaku konsumen, karakter marketplace, serta kebutuhan masing-masing brand di Thailand. Prinsipnya sama, namun eksekusinya harus relevan dengan kondisi pasar lokal," ujar Andre.
Sistem yang digunakan telah dibangun dan diuji selama bertahun-tahun. Namun, penerapannya di Thailand tetap mengikuti perilaku konsumen, karakter marketplace, dan kebutuhan setiap brand.
Langkah Awal dan Pertumbuhan Operasional
Sebelum membangun operasi penuh di Thailand, perusahaan memulai dengan mengelola marketplace merek yang sudah berjualan di negara tersebut. Strategi ini diterapkan pada September 2025 ketika AHA Commerce mendapat tugas mengelola operasional marketplace sebuah merek yang telah hadir di Thailand. Merek tersebut mencatat kenaikan omzet sebesar 221 persen. Pengalaman tersebut kemudian dilanjutkan dengan membangun kegiatan usaha secara permanen di Thailand.
Saat ini, perusahaan telah memiliki badan usaha resmi, kantor operasional, dan tim yang seluruhnya direkrut dari Thailand. Pengelolaan dilakukan secara hybrid dengan melibatkan tim lokal dan tim Indonesia. Langkah tersebut didukung pengalaman perusahaan di Indonesia. Saat ini, lebih dari 280 brand dikelola dengan dukungan lebih dari 220 tenaga ahli. Dalam 12 bulan terakhir, jumlah pesanan yang ditangani telah mencapai lebih dari 8,1 juta dengan total omzet yang dikelola lebih dari Rp453 miliar.
Peran AI dan Skema Garansi
Penggunaan AI dapat menjadi salah satu cara untuk mengelola toko online di pasar Thailand. Sistem AI Marketing AHABOT yang digunakan perusahaan dikembangkan dari pengalaman mengelola ratusan toko online. Sistem tersebut membantu menentukan produk yang dipromosikan, kampanye yang diikuti, hingga besaran diskon berdasarkan data. Sebelumnya digunakan di Indonesia, sistem yang sama kemudian diterapkan dalam kegiatan di Thailand.
Penggunaan sistem tersebut juga berkaitan dengan skema garansi yang ditawarkan kepada klien. Perusahaan menjamin kenaikan omzet minimal 20 persen dibandingkan rata-rata enam bulan sebelumnya. Dengan asumsi struktur harga pokok penjualan (HPP) yang berlaku, kenaikan omzet tersebut ditargetkan dapat meningkatkan profit klien. Jika target kenaikan omzet tidak tercapai, klien tidak dikenakan biaya komisi. Ketentuan yang sama berlaku untuk kegiatan perusahaan di Thailand.
"Kami percaya skema itu hanya bisa diberikan ketika perusahaan memiliki sistem yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Jadi garansi itu mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang berorientasi pada hasil dan dapat dievaluasi secara transparan," kata Andre.
Menurut dia, layanan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menaikkan penjualan dalam waktu singkat, tetapi juga meningkatkan omzet dan profitabilitas brand secara berkelanjutan. Ke depan, perusahaan akan menambah tim lokal serta menyesuaikan sistem dan layanan dengan kebutuhan pasar Thailand. Proses mencari dan mengakuisisi brand juga akan terus dilakukan untuk memperkuat kehadiran di pasar regional.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is E Commerce RI Ekspansi ke Thailand?E Commerce RI Ekspansi ke Thailand is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does E Commerce RI Ekspansi ke Thailand matter?E Commerce RI Ekspansi ke Thailand matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.