Modal Asing Rp262 M Cabut, Efek Demo 27 Agustus?
Modal Asing Rp262 M Cabut, IHSG Justru Rebound 1,81 Persen
Portalnara.com – Pasar saham Indonesia menutup sesi Kamis (27/8/2026) dengan lonjakan tajam yang mengejutkan banyak pelaku pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat tertekan 15,34 poin (0,24 persen) ke 6.390,35 pada pembukaan, berbalik arah dalam hitungan menit dan merangkak ke area 6.400-an. Momentum positif itu tak terbendung hingga bel penutupan, mendorong indeks naik 116 poin atau 1,81 persen ke 6.521,75. Di balik reli tersebut, data arus dana menunjukkan modal asing Rp262 M cabut dalam bentuk net sell, namun dampaknya tidak cukup untuk menahan laju penguatan indeks.
Skala Transaksi dan Distribusi Pergerakan
Total nilai transaksi yang dibukukan investor mencapai Rp13,62 triliun, dengan volume 35,21 miliar lembar saham dan frekuensi 1,95 juta kali. Dari sisi distribusi, 578 emiten menguat, 103 melemah, dan 282 stagnan tanpa perubahan harga. Angka-angka ini mengindikasikan partisipasi luas di berbagai sektor, bukan sekadar dorongan dari segelintir saham blue-chip.
Arus Dana Asing: Net Sell Selektif, Bukan Exodus
Statistik Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat investor asing membukukan jual bersih sebesar Rp262,11 miliar pada perdagangan hari itu. Komposisi partisipasi perdagangan tetap didominasi pihak dalam negeri dengan porsi 72 persen, sementara asing menyumbang 28 persen. Rincian aliran dana menunjukkan domestik mencatat beli Rp9,98 triliun berhadapan jual Rp9,72 triliun; asing mencatat beli Rp3,69 triliun berhadapan jual Rp3,95 triliun.
Kiwoom Research mencatat bahwa pada H-1 demonstrasi, yakni Rabu (26/8/2026), net sell asing sudah mencapai Rp201,1 miliar. Namun, Head of Research Kiwoom Research, Liza Camelia Suryanata, menegaskan angka tersebut belum layak disebut foreign exodus.
"Nilainya masih relatif kecil dibanding besarnya koreksi indeks, sehingga sell-off kemarin lebih kelihatan sebagai kombinasi domestic risk-off, profit taking & antisipasi terhadap kemungkinan demo hari ini berkembang lebih besar."
Liza menambahkan bahwa arus keluar dana bersifat selektif. Sejumlah emiten berkapitalisasi besar justru masih mencatat net buy, sementara tekanan jual terkonsentrasi pada segelintir nama tertentu. Pola ini menunjukkan bahwa keputusan jual tidak bersifat sistemik, melainkan respons taktis terhadap sentimen jangka pendek.
"Begitu worst-case scenario (terkait demonstrasi) hari ini ternyata tidak terjadi, ruang untuk technical rebound, bargain hunting & repositioning otomatis terbuka cukup besar."
Domestik Menggerakkan, Asing Masih Wait & See
Menurut Kiwoom, reli IHSG lebih banyak dipicu reaksi cepat investor dalam negeri, terutama di tengah ketidakpastian politik. Pihak asing, sebaliknya, masih memilih sikap wait & see. Fakta bahwa asing tetap membukukan net sell bahkan saat indeks menguat di sesi I memperkuat pembacaan tersebut.
"Jadi kenaikan hari ini belum bisa dibaca sebagai foreigners suddenly love Indonesia again."
Akhir Damai Demo di DPR Jadi Katalis Utama
Kiwoom
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Modal Asing Rp262 M Cabut Efek?Modal Asing Rp262 M Cabut Efek is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Modal Asing Rp262 M Cabut Efek matter?Modal Asing Rp262 M Cabut Efek matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.