PortalNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

[Puisi] Yang Tersisa Setelah Segalanya

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By Thomas Miller - portalnara.com

Foto : Thomas Miller - portalnara.com

Puisi: Sisa-Sisa Setelah Segalanya Berakhir

Perjalanan Menuju Harapan

Portalnara.com – Langit telah dipanjat dengan lutut yang terluka, sementara bintang-bintang digenggam erat oleh tangan yang patah. Di tengah semua itu, mimpi tetap menjadi pulau yang jauh di cakrawala. Langkah-langkah yang pernah ada kini telah kehilangan seluruh arah tujuannya.

Musim berganti musim, terkubur dalam dada yang menyimpan rindu. Air mata yang mengalir menjadi hujan untuk menyuburkan kembali asa yang hampir layu. Namun tanah yang telah ditanami seluruh doa-doa tetap menumbuhkan sunyi, tanpa pernah menghasilkan bunga.

Kehilangan dan Penerimaan

Kini tenaga hanya tinggal sebagai bayang-bayang di dinding-dinding ruang. Napas tersangkut pada malam yang semakin terasa asing. Seluruh jalan telah ditempuh dengan kaki telanjang, namun pintu tujuan tetap bisu dan terkunci rapat.

Betapa getir menjadi lilin yang habis terbakar, memberi cahaya hingga tubuhnya tinggal bara.

Ketika seluruh hidup diserahkan kepada harapan, namun harapan tak pernah belajar untuk pulang. Mungkin inilah luka yang paling tak bersuara—bukan kalah, bukan pula menyerah kepada dunia.

Batas yang Tak Lagi Bernama

Hanya telah tiba di batas yang tak lagi bernama. Sementara mimpi masih jauh dan waktu terus menua. Dalam keheningan, tersisa sesuatu yang lebih dalam dari kata-kata—sebuah pengakuan bahwa perjalanan ini telah membawa kita ke tempat yang tak terduga.

Tanah yang ditanami doa-doa tetap sunyi. Langit yang dipanjat dengan lutut berdarah tetap menunggu. Dan di antara semua kehilangan, harapan tetap menjadi pulau yang jauh, namun selalu ada untuk dijelajahi.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Puisi Yang Tersisa Setelah Segalanya?

Puisi Yang Tersisa Setelah Segalanya is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Puisi Yang Tersisa Setelah Segalanya matter?

Puisi Yang Tersisa Setelah Segalanya matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.