PortalNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

PBB Sebut Militer Myanmar Tingkatkan Serangan Udara ke Warga Sipil

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By Susan Hernandez - portalnara.com

Foto : Susan Hernandez - portalnara.com

PBB Sebut Militer Myanmar Tingkatkan Serangan Udara ke Warga Sipil

Portalnara.com – Sebuah laporan terbaru dari PBB mengungkap bahwa militer Myanmar telah meningkatkan intensitas serangan udara terhadap penduduk sipil. PBB Sebut Militer Myanmar Tingkatkan operasi pengeboman di berbagai wilayah, termasuk kawasan Sagaing dan daerah-daerah lain yang sebelumnya relatif aman. Tim Investigasi Independen PBB untuk Myanmar (IIMM) mencatat bahwa serangan ini tidak hanya menargetkan area terbuka, tetapi juga rumah tinggal, bangunan pendidikan, fasilitas kesehatan, tempat beribadah, serta kamp pengungsi. Intensitas serangan meningkat signifikan menjelang pemilihan umum yang berlangsung pada awal tahun.

Teknologi Baru dalam Serangan Udara

Sesuai informasi dari UN News, angkatan bersenjata Myanmar kini mengoperasikan drone dan paralayang bermotor yang telah dimodifikasi secara khusus. Alat-alat ini mempersulit penduduk lokal untuk mengenali ancaman yang datang dari langit. South China Morning Post melaporkan bahwa beberapa operasi udara terjadi di kawasan Sagaing, bagian utara negara tersebut. Pilot paralayang diketahui mematikan mesin saat mendekati sasaran, sehingga meluncur tanpa suara. Penduduk setempat pun kehilangan waktu untuk berlindung karena tidak ada peringatan sebelumnya.

Para penyidik menyoroti bahwa korban jiwa bertambah akibat taktik serangan beruntun. Militer menghantam suatu lokasi, kemudian segera melancarkan serangan kedua yang diduga ditujukan kepada tim penyelamat dan warga yang sedang membantu korban. Nicholas Koumjian, kepala IIMM, menjelaskan bahwa timnya sedang melacak komando militer serta mengidentifikasi unit yang bertanggung jawab atas pengeboman fasilitas umum.

Ada banyak serangan udara yang menargetkan dan menghantam sekolah-sekolah. Anak-anak sering kali menjadi korban dari serangan udara ini, begitu pula rumah sakit. Oleh karena itu, tim kami sedang mengumpulkan bukti mengenai lokasi kejadian serta jenis amunisi yang digunakan.

IIMM telah menghimpun bukti dari lebih dari 1.600 sumber. Data tersebut mencakup 750 kesaksian saksi mata, dokumentasi foto dan video, bukti forensik, serta citra satelit. Selain militer, lembaga investigasi ini juga meneliti dugaan pelanggaran yang dilakukan kelompok bersenjata oposisi. Pelanggaran hak asasi manusia yang serius juga terdeteksi di fasilitas penahanan militer. The Japan Times mengutip temuan mengenai praktik penyiksaan sistematis, penahanan tanpa bukti, dan kekerasan seksual.

Warga yang mengkritik pemilihan umum melalui media sosial menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun atau bahkan hukuman mati, meskipun pelanggaran yang dilakukan tergolong ringan. Laporan ini menepis klaim pemerintah junta militer bahwa pemilu merupakan tanda kembalinya stabilitas pasca-kudeta 2021. Pemilihan yang dilaksanakan antara 28 Desember 2025 hingga 25 Januari 2026 dimenangkan oleh partai milik junta militer. Namun, negara-negara Eropa secara luas menolak hasil tersebut karena menilai prosesnya tidak transparan dan adil.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Serangan Udara Myanmar

Berapa banyak sumber yang digunakan dalam laporan PBB? Laporan IIMM menghimpun bukti dari lebih dari 1.600 sumber, termasuk 750 kesaksian saksi mata dan berbagai dokumentasi visual.

Apa saja fasilitas yang menjadi target serangan? Selain rumah tinggal, serangan juga menargetkan sekolah, rumah sakit, tempat beribadah, dan kamp pengungsi.

Kapan pemilihan umum Myanmar berlangsung? Pemilihan umum dilaksanakan antara 28 Desember 2025 hingga 25 Januari 2026.

Bagaimana reaksi internasional terhadap hasil pemilu? Negara-negara Eropa secara luas menolak hasil pemilu karena menilai prosesnya tidak transparan dan adil.

Related Reading