PortalNara
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Polri: Pendataan Korban Gempa NTT Terkendala Gangguan Jaringan Komunikasi

Published Agustus 15, 2026 · Updated Agustus 15, 2026 · By Jennifer Johnson - portalnara.com

Foto : Jennifer Johnson - portalnara.com

Polri Hadapi Tantangan Komunikasi dalam Pendataan Korban Gempa Flores

Portalnara.com – Polri - Jakarta — Proses pengumpulan data korban dan kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda Flores, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) masih menghadapi hambatan. Gangguan pada jaringan komunikasi di beberapa wilayah daratan menjadi kendala utama yang dihadapi tim pendataan.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa kondisi lapangan masih dinamis sehingga verifikasi data memerlukan waktu lebih lama. Meskipun demikian, keselamatan masyarakat tetap menjadi fokus utama dalam setiap langkah penanganan.

Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat. Untuk data korban dan kerusakan masih terus dihimpun dan diverifikasi karena kondisi di lapangan masih dinamis, termasuk adanya kendala komunikasi di sejumlah wilayah.

Koordinasi Intensif Antar Instansi

Mabes Polri dan Polda NTT telah melakukan koordinasi intensif sejak pagi hari untuk memastikan seluruh kebutuhan di lapangan dapat terpenuhi. Kapolda NTT juga telah memberikan instruksi kepada seluruh Kapolres di wilayah terdampak agar turun langsung bersama stakeholder terkait dalam proses evakuasi.

Untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus memverifikasi perkembangan di lapangan, Kapolda NTT dan unsur forkopimda berencana melakukan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak.

Pengiriman Tim SAR dan Logistik

Sebagai langkah penanganan tahap awal, Sabtu malam akan diberangkatkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) pasukan SAR Brimob dari Pasukan Pelopor. Pengiriman ini disertai enam personel kesehatan dan dokter yang membawa dukungan serta peralatan SAR untuk membantu proses pencarian dan pertolongan korban.

Poli juga telah menyiapkan pasukan SAR Brimob untuk diberangkatkan ke NTT. Selain itu, dukungan SAR dari Polda NTB dan Polda Bali yang merupakan wilayah terdekat juga dipersiapkan untuk membantu Polda NTT apabila dibutuhkan. Kapal tipe A terdekat juga disiapkan untuk mendukung mobilisasi bantuan menuju wilayah terdampak.

Sebagai langkah penanganan tahap awal, Sabtu malam akan diberangkatkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) pasukan SAR Brimob dari Pasukan Pelopor, disertai enam personel kesehatan dan dokter. Personel tersebut akan membawa dukungan dan peralatan SAR untuk membantu proses pencarian serta pertolongan korban.

Selain itu, tim kesehatan dan DVI disiapkan untuk membantu proses identifikasi korban maupun pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Polri juga mempersiapkan tim K9 untuk mendukung pencarian korban, khususnya di lokasi bangunan yang mengalami keruntuhan. Pengiriman K9 direncanakan dilakukan pada tahap berikutnya setelah pendataan jumlah personel dan kebutuhan alat angkut selesai.

Seluruh kekuatan kita siapkan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Termasuk pasukan SAR Brimob, tim kesehatan dan DVI, K9, maupun dukungan dari Polda-Polda terdekat. Ini semua kita siapkan untuk mempercepat proses pencarian, pertolongan dan penanganan masyarakat terdampak.

Dukungan Logistik dan Bantuan Sosial

Dukungan logistik juga telah disiapkan untuk tahap pertama. Bantuan tersebut berupa 10 set tenda pleton, 10 unit Wifi Portable Wontech dan 240 dus bahan makanan cepat saji. Logistik tersebut akan diberangkatkan dari Pondok Cabe menggunakan pesawat CN-295 Polri.

Selain bantuan logistik, bantuan sosial dari Kapolri juga disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana gempa Flores. Polri terus mengoordinasikan dukungan sarana transportasi udara dan laut untuk memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah terdampak.

Polri juga menyiapkan dukungan dari sejumlah Polda terdekat, yakni Polda NTB, Polda Bali dan Polda Jawa Timur. Kekuatan tersebut dipersiapkan sebagai dukungan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam proses evakuasi, pencarian dan pertolongan maupun penanganan dampak bencana. Mabes Polri juga segera menyiapkan posko tingkat pusat agar perkembangan penanganan dapat dipantau dan dukungan dari tingkat pusat disesuaikan dengan kebutuhan aktual di lapangan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Polri?

Polri is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Polri matter?

Polri matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.