Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
Sport

Alwi Farhan Kandas di 32 Besar China Open 2026

William Garcia - portalnara.com 3 mins read

Perjalanan cemerlang pebulutangkis tunggal putra Indonesia di turnamen China Open 2026 akhirnya menemui penghujung yang mengecewakan. Alwi Farhan harus

Alwi Farhan Kandas di 32 Besar China Open 2026

Alwi Farhan Kandas di 32 Besar China Open 2026 Setelah Pertarungan Tiga Gim Bersejarah

Portalnara.com – Perjalanan cemerlang pebulutangkis tunggal putra Indonesia di turnamen China Open 2026 akhirnya menemui penghujung yang mengecewakan. Alwi Farhan harus mengakui keunggulan Ayush Shetty, wakil India yang sedang menanjak, dalam laga yang berlangsung sangat sengit dan penuh drama. Pertandingan yang digelar di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China pada Rabu, 22 Juli 2026, berakhir dengan skor akhir 17-21, 21-5, dan 17-21. Kemenangan ini memastikan Shetty melaju ke babak berikutnya sementara Alwi harus pulang lebih awal dari turnamen bergengsi tersebut.

Analisis Mendalam: Gim Pertama yang Menentukan Arah Pertandingan

Awal pertandingan menunjukkan persaingan yang sangat seimbang antara kedua pemain. Alwi sempat tertinggal 5-3 sebelum Ayush Shetty bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 7-7. Namun, pemain India tersebut kemudian mengambil alih kendali permainan dengan serangan-serangan tajam. Shetty berhasil membuat jarak hingga 7-9 dan menutup set pertama dengan keunggulan 8-11 saat istirahat. Kemenangan di gim pertama ini memberikan kepercayaan diri tambahan bagi Shetty untuk melanjutkan performa terbaiknya.

Setelah jeda, performa Alwi menurun drastis. Ia tertinggal jauh 11-18 namun perlahan mulai mengejar ketertinggalan dengan semangat juang yang tinggi. Dengan serangkaian poin penting, Alwi berhasil mempersempit selisih menjadi 16-18. Sayangnya, serangan beruntun dari Shetty tidak bisa dihentikan. Gim pertama pun berakhir dengan kekalahan 17-21 untuk Alwi Farhan, menandai awal dari Alwi Farhan Kandas di 32 Besar.

Game Kedua: Momentum Berpihak pada Alwi Farhan

Memasuki set kedua, Alwi memulai dengan semangat baru dan strategi yang lebih terukur. Ia langsung unggul telak 4-0 dan terus mempertahankan momentum hingga skor menjadi 7-1. Ayush Shetty terlihat kurang agresif dalam memberikan serangan balasan. Alwi memanfaatkan kesempatan ini dengan mempertebal keunggulannya dari 13-3 hingga 20-4. Dominasi total ini menunjukkan bahwa Alwi masih memiliki peluang besar untuk melaju lebih jauh.

Dengan keunggulan yang sudah sangat besar, Alwi tidak perlu kesulitan untuk meraih kemenangan. Ia menutup gim kedua dengan skor mutlak 21-5, membawa Indonesia kembali ke dalam pertarungan di game penentuan. Kemenangan di gim kedua ini menjadi momen penting yang menunjukkan bahwa Alwi Farhan Kandas di 32 Besar bukanlah akhir dari segalanya bagi pebulutangkis muda Indonesia ini.

Game Ketiga: Shetty Balik Menangkan Pertarungan Bersejarah

Di gim ketiga, Alwi sempat unggul 3-1 di awal. Namun, ia gagal memanfaatkan momentum kemenangan di gim sebelumnya. Shetty dengan cepat menyamakan kedudukan dan bahkan mengambil alih dengan skor 3-6. Saat pertandingan berjalan 10-13, Alwi berusaha keras mengejar ketertinggalan dan berhasil mempersempit menjadi 12-13. Upaya keras ini menunjukkan karakter juang yang dimiliki oleh Alwi Farhan.

Shetty kemudian menunjukkan dominasinya kembali. Kontrol bola yang baik dari pemain India membuat Alwi tertinggal 14-16 dan kemudian 14-20 saat menghadapi match point. Meskipun Alwi berhasil menambah tiga poin, ia akhirnya tumbang dengan kekalahan 17-21 di gim ketiga. Kekalahan ini memastikan langkah Alwi Farhan terhenti di laga pertama ajang BWF Super 1000 tersebut. Ia harus puas berada di posisi 32 besar turnamen bergengsi ini, menandai Alwi Farhan Kandas di 32 Besar China Open 2026.

Pertandingan ini menjadi pengalaman berharga bagi Alwi Farhan untuk terus berkembang. Dengan usia yang masih muda, pebulutangkis Indonesia ini memiliki masa depan yang cerah di kancah internasional. Alwi Farhan Kandas di 32 Besar, namun semangat dan performanya di China Open 2026 menjadi bukti bahwa ia siap bersaing di level tertinggi bulutangkis dunia.

Leave a reply