News

Menhut Cek Eksekusi Perintah Presiden Prabowo soal Karhutla di Jambi

img_0101_f53178a7-e709-4342-994b-b8ca8735390b

Menhut Cek Eksekusi Perintah Presiden: Rakor Karhutla Digelar di Jambi

Portalnara.com – Menhut Cek Eksekusi Perintah Presiden Prabowo Subianto menjadi agenda utama rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung di Daops Manggala Agni Jambi, Selasa, 25 Agustus 2026. Menteri Kehutanan Raja Antoni memimpin langsung forum tersebut bersama Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Siregar, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, Kepala BMKG Provinsi Jambi Tri Agus Pramono, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, serta jajaran Manggala Agni dan para relawan lokal.

Tindak Lanjut Instruksi Kepala Negara

Raja Antoni menjelaskan bahwa kehadirannya di Jambi bukan kunjungan rutin. Setelah Presiden Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat, kepala negara memberikan arahan agar seluruh instruksi yang telah disampaikan kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah diverifikasi pelaksanaannya di lapangan. Menhut Cek Eksekusi Perintah Presiden tersebut menjadi mandat yang ia jalankan tanpa penundaan.

“Sesuai dengan perintah Pak Presiden Prabowo Subianto kepada saya, saya diminta untuk terus turun ke lapangan. Kemarin Pak Presiden ke Kalimantan Barat sebelumnya, kemudian beliau perintahkan saya untuk mengecek kembali apakah perintah-perintah yang beliau sampaikan baik kepada Kementerian/Lembaga di pusat maupun di daerah sudah diimplementasi atau belum, sudah dieksekusi atau belum.”

Dalam forum itu, Raja Antoni menegaskan bahwa setiap perintah yang masih tertunda akan ia telusuri satu per satu dan dipercepat pelaksanaannya. Ia menolak forum koordinasi yang berhenti pada tataran wacana tanpa aksi nyata.

“Saya nanti akan cek kira-kira apa perintah beliau yang belum terlaksanakan. Ya nanti satu per satu kita akselerasi agar, beliau selalu katakan, rapat itu produktif, jangan omon-omon saja. Jadi apa yang diperintahkan, kita laksanakan.”

Klarifikasi Kehadiran di Rombongan Presiden

Raja Antoni juga meluruskan pertanyaan publik mengapa ia tidak mendampingi Presiden saat kunjungan ke sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatera. Menurutnya, fokus kunjungan tersebut adalah penguatan kapasitas TNI-Polri dalam operasi karhutla, khususnya penambahan personel dan peralatan seperti helikopter water bombing. Oleh sebab itu, Panglima TNI dan Kapolri yang hadir dalam rombongan kepala negara, bukan Menteri Kehutanan.

“Seperti yang sudah dijelaskan Bapak Mensesneg kepada media bahwa kunjungan Bapak Presiden ke Kalimantan dan Sumatera fokus untuk menambah kekuatan penambahan personel dan peralatan seperti heli untuk water bombing dan sebagainya. Dan oleh karena itu Bapak Panglima TNI dan Kapolri yang diajak dalam rombongan.”

Koordinasi Lintas Instansi dan Komunikasi dengan Presiden

Menteri Kehutanan memastikan bahwa sinergi antarinstansi—meliputi BMKG, BNPB, BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni, hingga komunitas masyarakat perduli api—akan terus diperkuat. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meyakini bahwa negara hadir di garis depan penanganan karhutla.

“Jangan ragu pemerintah hadir di lapangan. Kita berkomitmen untuk bekerja keras semua terjun ke lapangan tapi tentu seperti yang dikatakan doa juga penting.”

Menutup keterangannya, Raja Antoni menyatakan bahwa komunikasi antara dirinya dan Presiden Prabowo berjalan lancar. Berdasarkan perintah langsung, ia telah meninjau sejumlah wilayah terdampak karhutla secara berurutan.

“Komunikasi saya sebagai pembantu presiden dengan Bapak Presiden berjalan dengan baik. Beliau bos yang komunikatif. Saya turun ke Riau, Sumsel, Kalteng, Kalsel, Kalbar dan hari ini di Jambi ada seizin dan atas perintah beliau.”

FAQ: Menhut Cek Eksekusi Perintah Presiden

Di mana dan kapan rakor karhutla ini digelar? Rapat koordinasi berlangsung di Daops Manggala Agni Jambi pada Selasa, 25 Agustus 2026, dipimpin langsung oleh Menteri Kehutanan Raja Antoni.

Apa tujuan utama kunjungan Menhut ke Jambi? Tujuannya adalah memverifikasi apakah seluruh instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan karhutla telah dieksekusi oleh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Perintah yang belum terealisasi akan dipercepat pelaksanaannya.

Mengapa Menhut tidak ikut rombongan Presiden ke Kalimantan dan Sumatera? Kunjungan Presiden saat itu berfokus pada penambahan personel dan peralatan TNI-Polri untuk operasi water bombing. Panglima TNI dan Kapolri yang mendampingi, bukan Menteri Kehutanan.

Wilayah mana saja yang telah ditinjau Menhut sebelum ke Jambi? Raja Antoni menyebut Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat sebagai wilayah yang telah ia kunjungi atas perintah Presiden sebelum tiba di Jambi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *