Harga Emas Antam 18 Agustus 2026 Naik Rp18 Ribu per Gram
Portalnara.com – Pada perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026, harga emas batangan yang diterbitkan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan sebesar Rp18 ribu per gram, sehingga tarif jual terbaru mencapai Rp2.695.000. Kenaikan ini juga tercermin pada tarif buyback, yang melonjak Rp25 ribu ke posisi Rp2.555.000 per gram bagi konsumen yang ingin menjual kembali emasnya ke Butik Antam. Data resmi pergerakan harga tersebut dapat diverifikasi melalui situs logammulia.com.
Rincian Pajak dan Ketersediaan Pecahan
Perlu dipahami bahwa angka Rp2.695.000 merupakan harga jual sebelum pengenaan Pajak Penghasilan Pasal 22 (PPh 22) atas transaksi emas batangan. Pembeli yang menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) akan dikenakan tarif 0,45 persen dari nilai transaksi. Sebaliknya, konsumen tanpa NPWP menghadapi potongan pajak yang lebih besar, yakni 0,9 persen. Selisih tarif ini berarti bahwa kepemilikan NPWP dapat menghemat biaya pembelian secara langsung dan signifikan, terutama pada denominasi bernilai tinggi.
Dari sisi ketersediaan stok, Antam menyediakan pecahan emas batangan mulai dari 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, 3 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, hingga 100 gram yang dapat dibeli langsung di butik. Untuk denominasi lebih besar—250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram—konsumen diwajibkan melakukan pemesanan awal atau pre-order. Antam merekomendasikan agar calon pembeli menghubungi contact center Butik Antam terlebih dahulu sebelum mendatangi lokasi, guna memastikan ketersediaan stok pada denominasi yang diinginkan dan menghindari perjalanan sia-sia.
Perspektif Perencana Keuangan: Likuiditas versus Kerawanan Fisik
Andy Nugroho, perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, mengklasifikasikan emas fisik sebagai instrumen berisiko rendah dari sudut pandang pertumbuhan nilai. Menurutnya, apresiasi harga emas secara historis telah melampaui imbal hasil deposito bank. Namun, ia mengingatkan bahwa sifat fisik logam mulia membawa kerawanan tersendiri, terutama terkait risiko kehilangan atau pencurian saat dibawa bepergian.
“Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri.”
Andy juga menegaskan prinsip fundamental dalam alokasi aset: instrumen berisiko rendah secara inheren menghasilkan imbal hasil yang lebih terbatas. Sebaliknya, mengejar return yang lebih tinggi mengharuskan investor menerima probabilitas kerugian yang lebih besar. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak asumsi keliru bahwa risiko rendah otomatis
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is 18 Agustus 2026 Harga Emas Antam?
18 Agustus 2026 Harga Emas Antam is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does 18 Agustus 2026 Harga Emas Antam matter?
18 Agustus 2026 Harga Emas Antam matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

