Kredit UMKM BRI Tembus Rp1 211 Triliun: Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Portalnara.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau yang dikenal dengan kode saham BBRI kembali mencatatkan pencapaian luar biasa dalam sektor pembiayaan usaha nasional. Hingga penutupan kuartal pertama tahun 2026, total portofolio kredit yang disalurkan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah mencapai angka Rp1.211 triliun. Pencapaian ini menjadikan BRI sebagai institusi perbankan terdepan dengan volume penyaluran kredit UMKM terbesar di seluruh Indonesia.
Prestasi ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan dari komitmen bank dalam memberdayakan pelaku usaha di berbagai lapisan masyarakat. Dengan fokus pada pemberdayaan terintegrasi, BRI memastikan bahwa setiap rupiah yang disalurkan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Strategi Pemberdayaan Terintegrasi
Akhmad Purwakajaya, Direktur Micro BRI, menjelaskan bahwa sebagai entitas yang menjadi bagian dari Danantara Indonesia, BRI tidak sekadar berperan sebagai lembaga intermediasi keuangan. Bank ini juga aktif memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM secara menyeluruh melalui berbagai program inovatif.
Pemberdayaan merupakan kunci agar pelaku usaha tidak hanya memiliki akses terhadap pembiayaan, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, naik kelas, dan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut Akhmad, yang menyampaikan pernyataan tersebut dalam keterangan resmi pada Kamis, 13 Agustus 2026, pendekatan BRI mengarah pada pembangunan ekosistem UMKM yang lebih produktif dan kompetitif. Pembiayaan yang diberikan dirancang untuk berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas usaha para pelakunya.
Program Desa dan Klaster Usaha
Salah satu inisiatif unggulan BRI adalah program Desa BRILiaN yang hingga Juni 2026 telah menjangkau lebih dari 5.000 desa di berbagai wilayah Indonesia. Program ini bertujuan untuk memperkuat potensi ekonomi lokal sekaligus mendorong pengembangan usaha berbasis komunitas pedesaan.
Selain itu, BRI juga mencatatkan pencapaian signifikan melalui program Klasterku Hidupku. Hingga saat ini, program tersebut telah membina lebih dari 43.337 klaster usaha yang dikembangkan untuk membangun ekosistem bisnis produktif berbasis komunitas.
Transformasi Digital dan Penguatan Kapasitas
Dalam aspek digitalisasi, BRI terus memperluas jangkauan akses UMKM melalui platform LinkUMKM. Hingga Juni 2026, platform digital ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 17,3 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Melalui LinkUMKM, para pelaku usaha dapat memperluas akses pasar, membangun kemitraan bisnis, serta memperoleh berbagai layanan keuangan dan pengembangan usaha.
Penguatan kapasitas juga dilakukan melalui 54 rumah BUMN yang tersebar di berbagai daerah. BRI telah menyelenggarakan lebih dari 18.000 sesi pelatihan dengan jumlah UMKM terdaftar mencapai sekitar 596.000 pelaku usaha.
Melalui berbagai program tersebut, kami berharap pelaku UMKM tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, dan tumbuh secara berkelanjutan.
Akhmad menegaskan bahwa kombinasi antara pembiayaan dan pemberdayaan menjadi strategi utama BRI dalam membangun UMKM yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Danantara Indonesia dalam mendorong investasi berdampak atau impact investment yang fokus pada penciptaan nilai ekonomi maupun nilai tambah sosial bagi masyarakat melalui penguatan sektor produktif.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kredit UMKM BRI
Apa itu Kredit UMKM BRI? Kredit UMKM BRI adalah produk pembiayaan yang dirancang khusus untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Dengan total portofolio mencapai Rp1.211 triliun, BRI menjadi salah satu penyedia kredit UMKM terbesar di Indonesia.
Bagaimana cara mengakses kredit UMKM BRI? Pelaku usaha dapat mengakses kredit melalui berbagai channel, termasuk kantor cabang BRI, aplikasi mobile banking, dan platform digital LinkUMKM yang telah menjangkau lebih dari 17,3 juta pengguna.
Apa saja program pemberdayaan yang tersedia? BRI menyediakan berbagai program seperti Desa BRILiaN yang menjangkau 5.000 desa, program Klasterku Hidupku dengan 43.337 klaster usaha, serta pelatihan melalui 54 rumah BUMN di seluruh Indonesia.
Bagaimana BRI mendukung UMKM naik kelas? BRI menerapkan pendekatan terintegrasi yang menggabungkan pembiayaan dengan pemberdayaan, termasuk pelatihan kapasitas, akses pasar digital, dan dukungan ekosistem bisnis melalui klaster usaha.

