News

Buruh Ancam Ungkap Parpol yang Tak Siapkan Draf RUU Ketenagakerjaan

whatsapp-image-2026-08-13-at-12_7f0272c8-9904-4470-9cf0-aa5ffa7f9e7a

Andi Gani Nena Wea Peringatkan Partai Politik yang Lupa Siapkan Draf RUU Ketenagakerjaan

Portalnara.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyampaikan peringatan keras kepada sejumlah partai politik di DPR RI. Ia menyebut ada beberapa fraksi yang belum mempersiapkan rancangan undang-undang ketenagakerjaan secara serius. Ancaman untuk mengumumkan nama-nama partai tersebut kepada publik pun dilontarkan langsung oleh Andi Gani.

Pernyataan ini diungkapkan saat Andi Gani menghadiri rapat bersama pimpinan DPR RI. Dalam pertemuan tersebut, hadir Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurijal, serta Saan Mustopa. Andi Gani meminta agar koalisi besar mencatat setiap partai yang menunjukkan keseriusan atau sebaliknya dalam membahas undang-undang ini.

“Bang Dasco, saya berharap kami koalisi besar mencatat partai-partai yang serius atau tidak serius membahas undang-undang ini. Dan kami akan umumkan ke publik partai yang punya keberpihakan dan yang sama sekali tidak punya keberpihakan, supaya masyarakat tahu dan tidak ada dusta di antara kita,” ujar Andi Gani saat audiensi dengan pimpinan DPR RI terkait RUU Ketenagakerjaan, Kamis (13/8/2026).

Menurut Andi Gani, ada partai yang datang dengan semangat tinggi dan membawa bahan lengkap. Namun, ada pula yang hingga hari-hari terakhir belum memiliki draf sama sekali. Ia menegaskan bahwa catatan mereka sudah rapi dan akan dibuka pada waktu yang tepat. Hal ini sangat penting karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

Perkembangan Dialog Buruh dan Pengusaha

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) juga telah melakukan kunjungan ke sekretariat koalisi buruh pada Rabu (12/8/2026). Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk membentuk tim perumus bersama dalam menyusun RUU Ketenagakerjaan. Andi Gani mengakui bahwa langkah Apindo cukup mengejutkan, namun akhirnya mereka sepakat untuk bekerja sama.

“Ini satu hal yang memang agak apa mengejutkan kami, Apindo datang ke koalisi buruh dan kita akan datang kembali dan akhirnya kita sepakat untuk membentuk tim perumus bersama, sudah mulai bekerja mulai hari ini,” kata Andi Gani.

Rumusan yang diajukan Apindo memiliki tingkat kesamaan sekitar 60 hingga 70 persen dengan draf koalisi buruh. Meskipun demikian, beberapa poin masih menjadi perbedaan utama. Isu-isu tersebut mencakup outsourcing, pengupahan, pesangon, dan PKWT. Andi Gani menjelaskan bahwa hanya ada empat atau lima poin kritis, sementara sisanya menunjukkan niat baik dari kedua belah pihak.

DPR Janji Selesaikan RUU dalam Tiga Bulan

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meminta buruh untuk tidak pesimis terhadap tenggat waktu yang ditetapkan Mahkamah Konstitusi. Pernyataan ini dijawabnya saat merespons kekhawatiran Said Iqbal, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden. Rapat audiensi berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis (13/8/2026).

“Jadi kita jangan dari sekarang pesimis dan kalah dengan waktu. Ya kita sama-sama buktikan dengan niat baik, bismillahirrahmanirrahim kita kerja,” kata Dasco.

Politikus Gerindra ini menegaskan bahwa DPR tidak ingin memberikan janji berlebihan. Namun, mereka hanya memiliki waktu tiga bulan untuk menyelesaikan pembahasan RUU tersebut. Dasco menyatakan komitmen DPR dan pemerintah untuk membentuk undang-undang baru yang lebih akomodatif dalam klaster ketenagakerjaan.

Pembentukan aturan turunan, termasuk peraturan pemerintah, juga akan melibatkan kelompok buruh. Dasco berharap kekhawatiran yang ada dapat teratasi. Ia menekankan bahwa Mahkamah Konstitusi telah memberikan kesempatan untuk menyusun undang-undang ketenagakerjaan yang baru dan lebih baik.

Frequently Asked Questions

What is Buruh Ancam Ungkap Parpol yang Tak Siapkan?

Buruh Ancam Ungkap Parpol yang Tak Siapkan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Buruh Ancam Ungkap Parpol yang Tak Siapkan matter?

Buruh Ancam Ungkap Parpol yang Tak Siapkan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *