Skip to content
Royal desk
Agustus 6, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
News

Duduk Perkara Temuan 995 Airgun, Narkoba dan CD Porno di Sekolah Jaksel

Betty Smith - portalnara.com 4 mins read

Pemeriksaan terhadap ratusan senjata api yang ditemukan di lingkungan Sekolah Islam Harapan Ibu, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, masih berlangsung. Kapolres

Duduk Perkara Temuan 995 Airgun, Narkoba dan CD Porno di Sekolah Jaksel

Temuan Senjata dan Barang Terlarang di Sekolah Jakarta Selatan: Klarifikasi dari PT Lokta Karya Perbakin

Portalnara.com – Pemeriksaan terhadap ratusan senjata api yang ditemukan di lingkungan Sekolah Islam Harapan Ibu, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, masih berlangsung. Kapolres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, mengonfirmasi bahwa kasus ini sedang dalam tahap penyelidikan berdasarkan Laporan Polisi model A. Temuan awal tersebut melibatkan 995 airgun, narkoba, serta 25 keping CD berisi materi pornografi.

Riwayat Penemuan dan Penggeledahan Ruangan

Untung Sangaji, yang menjabat sebagai Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan Sekolah Islam Harapan Ibu, mengungkapkan bahwa penemuan massal airgun terjadi pada 10 Juli 2026. Saat itu, ia berniat membuka sebuah ruangan yang sebelumnya digunakan oleh Indra Wargadalem (IWD), mantan Ketua Yayasan yang telah dipecat pada 18 April 2026. Setelah dilakukan pembongkaran paksa, ditemukan 995 airgun dan satu shotgun kaliber 12/70. Laporan resmi kemudian diserahkan ke Polres Jakarta Selatan pada keesokan harinya, 11 Juli 2026.

Pada Rabu, 5 Agustus 2026, Untung bersama perwakilan Yayasan dan aparat kepolisian kembali membuka dua ruangan tambahan yang ditujukan untuk keperluan guru dan aktivitas lainnya. Dalam proses penggeledahan tersebut, berbagai jenis senjata ditemukan.

Setelah kami membuka dan menggeledah untuk dirapikan, ada laras senjata panjang kaliber 5,56. Kemudian ada senjata genggam kaliber 40 dan 9 mm. Ada magazine jenis Glock tiga, 30 amunisi. Kemudian ada Walther, ada juga yang 22, kemudian ada M4 punya magazine lengkap di situ, dan alat pembuat peluru yang sangat dilarang, kata Untung di Polres Jaksel, Kamis (6/8/2026).

Untung juga menyebutkan keberadaan bunker yang belum dibongkar. Ia menjelaskan bahwa Indra membangun struktur tersebut di dalam sekolah dengan pintu belakang sebagai akses masuk, memungkinkan penyimpanan barang berbahaya secara tersembunyi.

Klarifikasi Kepemilikan Senjata oleh PT Lokta Karya Perbakin

Alhadid Endar Putra, Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin sekaligus pengacara Indra Wargadalem, memberikan penjelasan resmi mengenai status senjata-senjata tersebut. Ia menegaskan bahwa 995 airgun yang ditemukan merupakan senjata legal yang dimiliki oleh PT Lokta Karya Perbakin. Senjata-senjata ini diperuntukkan sebagai perlengkapan untuk kegiatan ekstrakurikuler menembak dan panahan di sekolah, yang rencananya akan dilaksanakan dan telah diketahui sejak tahun 2021 bersama Jenderal Suryo sebagai Pembina Yayasan.

Airsoft tersebut merupakan stok untuk persiapan ekskul menembak dan panahan dari sekolah, yang akan dilaksanakan dan telah diketahui pada tahun 2021 bersama dengan Jenderal Suryo Pembina Yayasan. Senjata-senjata itu milik Lokta dan legal, sesuai Surat Izin Nopol SI/5483-XII/2008 untuk Airsoft Gun oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, ujar Alhadid kepada IDN Times, Kamis (6/8/2026).

Alhadid menambahkan bahwa Indra terkonfirmasi sebagai Komisaris Utama PT Lokta Karya Perbakin. Ia juga menegaskan bahwa ratusan senjata tersebut tidak berada di ruangan Indra, melainkan disimpan di sebuah gudang dalam kondisi sudah tidak dapat digunakan. Terkait senjata lain yang ditemukan, Alhadid memastikan bahwa benda-benda tersebut bukan milik PT Lokta maupun milik pribadi Indra.

Posisi Indra Wargadalem dan Ruangan yang Digeledah

Menurut Alhadid, Indra telah dinonaktifkan sebagai Ketua Yayasan sejak 18 April 2026. Sejak saat itu, pihak Yayasan tidak dapat membuka ruangan-ruangan yang pernah ditempati Indra karena semua kunci dibawa oleh pihak terkait. Alhadid juga menyoroti soal narkoba dan CD porno yang diklaim ditemukan oleh yayasan, dengan menyatakan bahwa hal-hal tersebut bukan milik mereka.

Perihal itu bukan milik kami, namun coba ditanyakan kepada Niniek CS, yang telah menduduki dan menguasai sekolah serta seluruh ruangan-ruangan itu di dalam sejak April 2026 bersama Untung Sangaji dan ormasnya. Kami sudah tidak ada di sana dan tidak diperbolehkan masuk sejak April, ujar dia.

Pihak Yayasan, yang terdiri dari Bambang Prajuritno dan Untung Sangaji, pernah menghubungi Indra untuk mengambil barang-barang yang tersisa. Namun, ketika staf Indra tiba di lokasi, pintu sudah terbuka dan terdapat aparat polisi serta TNI di dalamnya.

Rincian Senjata dan Status Penyelidikan

Berdasarkan Berita Acara Serah Terima Barang yang ditinjau IDN Times, terdapat 955 senjata yang terdiri dari 776 pucuk Air Rifle, 215 pistol, dan empat senapan kaliber 4,5 mm. Hingga saat ini, polisi belum membeberkan rincian lengkap mengenai semua senjata yang ditemukan. Polres Jakarta Selatan telah memeriksa sejumlah saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

Frequently Asked Questions

What is Duduk Perkara Temuan 995 Airgun Narkoba?

Duduk Perkara Temuan 995 Airgun Narkoba is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Duduk Perkara Temuan 995 Airgun Narkoba matter?

Duduk Perkara Temuan 995 Airgun Narkoba matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a reply