Evakuasi Gempa NTT Dimobilisasi dengan 1.892 Personel Militer
Portalnara.com – Jakarta – Mabes TNI segera melakukan intervensi untuk membantu evakuasi para korban gempa di Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 1.892 personel militer telah dikirim dari Kodam IX/Udayana serta Kodaeral VII Kupang guna memberikan bantuan. Selain tenaga manusia, TNI juga mengerahkan 75 unit kendaraan, 7 tenda lapangan, dan 40 velbed untuk mendukung operasi.
Mayjen TNI Muhammad Nas, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, menyampaikan bahwa TNI Angkatan Laut telah menyiapkan satu unit helikopter Bell 412 dari Lanudal Juanda. Alat ini berfungsi untuk mendukung penanggulangan bencana di wilayah Flores, termasuk membantu mobilitas personel dan distribusi dukungan. “TNI Angkatan Laut (AL) juga menyiapkan satu unit helikopter Bell 412 dari Lanudal Juanda untuk mendukung penanggulangan bencana di wilayah Flores , termasuk membantu mobilitas personel dan distribusi dukungan,” ungkapnya dalam keterangan pada Sabtu (15/8/2026).
Selain helikopter, TNI juga menyiapkan pesawat Hercules dan kapal perang untuk mendukung penanganan bencana. Pengerahan alutsista, kata Nas, akan dikerahkan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan. “Alutsista yang dikerahkan itu untuk membantu penanganan bencana dan mendukung kebutuhan masyarakat terdampak,” tutur jenderal bintang dua itu.
Update Korban Gempa M7,7 di NTT
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data mengenai korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan M7,7 di Nusa Tenggara Timur. Pada Sabtu (15/8/2026) pukul 18.48 WIB, jumlah korban tewas sudah mencapai 47 jiwa. Sejauh ini, korban tewas paling banyak ditemukan di Kabupaten Manggarai yakni 24 orang.
“Berdasarkan data sementara pada Sabtu (15/8/2026) pukul 18.48 WIB, BNPB merilis total jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang. Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Ngada 1 orang dan Ende 1 orang,” ungkap Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan di dalam keterangan pada malam ini.
Diperkirakan korban tewas terus bertambah lantaran masih ditemukan warga yang terjebak di dalam reruntuhan bangunan.
Paket Sembako dan Turunnya Pejabat ke Lokasi
Lebih lanjut, pesawat Hercules digunakan untuk mengantarkan puluhan ribu paket sembako yang dikirimkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Biaya pengadaan paket sembako itu menggunakan dana bantuan presiden (banpres). Sekretaris Kabinet Letkol TNI Teddy Indra Wijaya mengatakan puluhan ribu paket sembako itu dikirimkan ke Maumere.
“Telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50 ribu paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak,” ungkap Teddy di dalam keterangan pada Sabtu (15/8/2026).
Selain itu, Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah agar bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Prabowo juga menugaskan beberapa pejabat di pemerintah pusat agar langsung turun ke Labuan Bajo dan Maumere hari ini juga.
Sejumlah menteri yang ditugaskan oleh Prabowo untuk turun langsung ke Maumere dan Labuan Bajo yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Praktikno, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono hingga Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono.
Selain para menteri dan wamen, pejabat tinggi lainnya juga ikut berangkat ke NTT. Mulai dari pejabat di Pertamina, PLN, Telkom, dan Bulog. “Mereka diminta ke lapangan untuk mendukung penanganan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak,” tutur pria yang masih menjadi prajurit TNI aktif itu. Ia juga memastikan penanganan korban gempa di lapangan akan dilakukan secara cepat, tepat dan melibatkan seluruh unsur terkait.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is TNI Kerahkan 1 892 Personel?
TNI Kerahkan 1 892 Personel is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does TNI Kerahkan 1 892 Personel matter?
TNI Kerahkan 1 892 Personel matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

