Skip to content
Royal desk
Agustus 3, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
Sport

Visit Agenda: 5 Penjualan Termahal Stade Rennais, Jeremy Jacquet Pecahkan Rekor!

William Garcia - portalnara.com 3 mins read

Visit Agenda: Rekor Transfer Stade Rennais, Jeremy Jacquet Terbang ke Liverpool! Visit Agenda - Stade Rennais kembali memperlihatkan kemampuan dalam mengelola

Visit Agenda: 5 Penjualan Termahal Stade Rennais, Jeremy Jacquet Pecahkan Rekor!

Visit Agenda: Rekor Transfer Stade Rennais, Jeremy Jacquet Terbang ke Liverpool!

Visit Agenda – Stade Rennais kembali memperlihatkan kemampuan dalam mengelola transfer pemain di musim panas 2026, dengan Jeremy Jacquet menjadi bintang yang merekam rekor penjualan termahal sepanjang sejarah klub. Bek tengah berusia 26 tahun ini dilepas ke Liverpool dengan harga 63,6 juta euro atau setara Rp1,30 triliun, mencetak kemenangan dalam permainan transfer yang memperlihatkan strategi klub yang matang. Sejak tiba di Stade Rennais, Jacquet terbukti sebagai salah satu pemain penting yang memberikan kontribusi signifikan bagi tim.

Sejarah Transfer Pemain Kunci

Dalam beberapa tahun terakhir, Stade Rennais selalu menjadi pusat perhatian di dunia transfer sepak bola. Klub Prancis ini dikenal memiliki track record yang solid dalam membangun dan menjual pemain berkualitas. Salah satu penjualan terbesar terjadi pada 2023 saat Manchester City memboyong Jeremy Doku dengan harga 60 juta euro atau Rp1,23 triliun. Doku memperkuat lini depan The Citizens dan berperan dalam kemenangan besar mereka di Liga Champions, menjadi bukti bahwa Stade Rennais memiliki kemampuan untuk menghasilkan talenta berkelas.

Visit Agenda menilai bahwa keberhasilan Doku tidak terlepas dari sistem pelatihan yang diterapkan klub. Kehadiran Doue, seorang pemain muda yang dijual ke Paris Saint-Germain pada 2024 dengan nilai 50 juta euro atau Rp1,02 triliun, juga menunjukkan bahwa Stade Rennais mampu membangun basis pemain muda yang berkualitas. Doue mencuri perhatian setelah tampil ciamik di Liga Champions, membantu PSG meraih dua gelar berturut-turut.

Kontribusi Pemain Lain

Visit Agenda mengungkapkan bahwa keberhasilan transfer Stade Rennais bukan hanya tentang nilai uang, tetapi juga dampak jangka panjang dari setiap penjualan. Salah satu contoh yang mencolok adalah Nayef Aguerd, yang hijrah ke West Ham United pada 2022 dengan harga 35 juta euro atau Rp719 miliar. Aguerd mencatatkan performa stabil selama dua musim di Roazhon Park, mencetak tujuh gol dan empat assist dari 80 pertandingan, sebelum akhirnya memperkuat The Hammers.

Klub juga memperhatikan peran Ousmane Dembele, yang sebelumnya dijual ke Borussia Dortmund pada 2016 dengan harga 35 juta euro. Dembele sempat mengalami krisis di Barcelona, namun kembali ke PSG pada 2023 dan meraih Ballon d’Or pada 2025. Penjualan ini menunjukkan keberanian Stade Rennais dalam meraih keuntungan finansial sekaligus membangun rekor transfer yang membanggakan.

Strategi Keuangan dan Tim

Visit Agenda menggambarkan bahwa Stade Rennais memanfaatkan kesuksesan transfer untuk memperkuat posisi finansial klub. Penjualan Jacquet, Doku, Doue, dan Aguerd selama beberapa tahun terakhir menciptakan dana yang digunakan untuk membeli pemain baru atau membangun tim yang kompetitif. Strategi ini membantu klub tetap relevan di Liga Champions, meski mengalami sedikit kehilangan dalam kenyataan.

Meski beberapa pemain dijual, Stade Rennais tetap mempertahankan identitasnya sebagai klub yang bisa menghasilkan talenta hebat. Pemain seperti Jeremy Jacquet, yang kini memperkuat Liverpool, memperlihatkan bahwa klub Prancis ini punya kemampuan untuk membangun karier seorang pemain dari awal hingga menjadi bintang besar. Visit Agenda mengharapkan bahwa keberhasilan ini akan terus berlanjut di masa depan.

Harapan untuk Performa Berkelanjutan

Visit Agenda memperkirakan bahwa Stade Rennais akan terus menjadi salah satu klub yang diidamkan pemain berkualitas. Pemecahan rekor oleh Jeremy Jacquet, yang mencapai 63,6 juta euro, menunjukkan bahwa klub mampu membangun strategi transfer yang menguntungkan. Kehilangan Jacquet mungkin terasa, tetapi dampak dari penjualan ini akan terlihat dalam kinerja tim di musim depan.

Transaksi besar seperti ini juga mengingatkan dunia sepak bola tentang pentingnya keberanian dalam mengelola aset. Stade Rennais membuktikan bahwa tidak hanya tim besar yang bisa membuat transfer mentereng. Visit Agenda menyaksikan kisah para pemain yang keluar dari Roazhon Park, tetapi tetap menjadi bagian dari sejarah sepak bola Eropa. Dengan potensi untuk melahirkan talenta baru, klub Prancis ini diprediksi akan terus menjadi sorotan dalam dunia transfer.

Visit Agenda mengharapkan bahwa pemecahan rekor oleh Jeremy Jacquet akan menjadi motivasi baru bagi Stade Rennais. Klub ini mungkin akan mengejar strategi yang lebih ambisius di musim depan, mencari pemain yang bisa menyaingi nilai transfer mahal. Dengan bakat yang terus mengalir, Stade Rennais berpeluang menjadi lebih besar di kancah sepak bola internasional.

Leave a reply