CSK FAKTA: Sandiaga Uno Bagi-Bagi Bantuan Rp100 Juta
tuan Rp100 Juta CSK FAKTA - Informasi menyebar di media sosial tentang bantuan modal usaha sebesar Rp100 juta yang ditawarkan oleh Sandiaga Uno, tokoh politik
CSK FAKTA: Sandiaga Uno Bagi-Bagi Bantuan Rp100 Juta
CSK FAKTA – Informasi menyebar di media sosial tentang bantuan modal usaha sebesar Rp100 juta yang ditawarkan oleh Sandiaga Uno, tokoh politik yang juga menjadi caleg dalam Pemilu 2024. Narasi tersebut mengajak calon penerima bantuan untuk menghubungi nomor WhatsApp tertentu dan membayar administrasi sebesar Rp375 ribu agar dana bisa dicairkan. Suara dalam pesan tersebut disusun dengan nada mirip Sandiaga Uno, yang mengklaim bahwa biaya klaim hanya Rp375 ribu dan dana akan segera ditransfer setelah diterima.
Penipuan Bantuan Rp100 Juta dengan Teknologi AI
“Untuk biaya mengklaim bantuan hanya sebesar Rp375 ribu. Apakah kamu bersedia? Langsung akan ditransfer. Setelah diklaim, dana bantuan ini akan saya cairkan,” ujar suara yang disebut mirip Sandiaga Uno.
Berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh CSK FAKTA, klaim tersebut ternyata tidak benar. Melalui akun Instagram resminya, Sandiaga Uno telah memberi peringatan mengenai modus penipuan yang menyerupakan diri dengan nama, foto, dan suaranya menggunakan teknologi AI. Ia menegaskan bahwa suara dalam pesan yang beredar bukanlah suaranya sebenarnya, dan meminta masyarakat untuk tidak mudah tergiur tawaran bantuan yang meminta uang.
Penelusuran oleh lembaga fakta juga menunjukkan bahwa audio dalam video tersebut direkayasa menggunakan teknologi AI dengan tingkat keakuratan tinggi. Informasi bantuan Rp100 juta yang meminta penerima mengeluarkan biaya Rp375 ribu adalah hoaks. Modus ini memanfaatkan kepercayaan publik terhadap Sandiaga Uno sebagai figur yang dianggap memiliki keberhasilan dalam pembangunan ekonomi.
Pernyataan Sandiaga Uno dan Pemantauan CSK FAKTA
Sandiaga Uno menambahkan bahwa telah menerima laporan mengenai penipuan yang memanfaatkan identitasnya. “Ada oknum tidak bertanggung jawab yang menipu dan merugikan orang lain menggunakan AI. Bantu bagikan informasi ini ke keluarga, kerabat, dan grup WA agar tidak ada lagi saudara kita yang jadi korban,” tulisnya dalam unggahan Instagram.
Dalam investigasi, CSK FAKTA juga memverifikasi beberapa konten yang beredar di platform media sosial, seperti Facebook dan Twitter. Beberapa video memperlihatkan suara Sandiaga Uno yang dianggap oleh penipu sebagai penjamin keabsahan bantuan. Namun, setelah dilakukan analisis, terbukti bahwa audio tersebut diubah menggunakan teknik suara AI yang dapat meniru nada dan intonasi suara manusia secara realistis.
Klaim bantuan Rp100 juta ini menimbulkan kekhawatiran karena menimbulkan kesan bahwa ada tawaran ekstra yang harus dibayar oleh penerima bantuan. CSK FAKTA mengungkap bahwa modus ini memanfaatkan keengganan masyarakat untuk memperoleh bantuan modal usaha. Pemilik akun yang mengirim pesan dianggap menggunakan berbagai strategi psikologis agar target korban merasa yakin dengan penawaran tersebut.
Sebagai upaya penegakan fakta, CSK FAKTA melakukan penelusuran lebih lanjut dengan memeriksa video yang beredar dan menganalisis data dari sumber-sumber terpercaya. Hasilnya, terbukti bahwa bantuan tersebut tidak memiliki hubungan langsung dengan Sandiaga Uno. Ia menegaskan bahwa program bantuan modal usaha yang dijanjikan akan diumumkan secara resmi melalui jalur resmi dan tidak meminta biaya tambahan sebelum dana dicairkan.
CSK FAKTA juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial. Dengan memperhatikan faktor-faktor seperti sumber informasi, cara penyampaian, dan keakuratan data, kita dapat menghindari penipuan yang mengatasnamakan tokoh publik. Selain itu, lembaga fakta juga menyarankan agar calon penerima bantuan menghubungi lembaga resmi atau mengunjungi website terpercaya sebelum mengeluarkan uang.