Visit Agenda: Teknisi Penjinak Bom Brimob Jadi Komandan Upacara HUT ke-80 Bhayangkara
Teknisi Penjinak Bom Brimob Jadi Komandan Upacara HUT ke-80 Bhayangkara Visit Agenda - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara diadakan di
Teknisi Penjinak Bom Brimob Jadi Komandan Upacara HUT ke-80 Bhayangkara
Visit Agenda – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara diadakan di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, dengan Irjen Pol Suhendri, teknisi penjinak bom Korps Brimob, ditetapkan sebagai komandan upacara. Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto yang memimpin sebagai inspektur, serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan ribuan peserta dari Polri, TNI, serta elemen masyarakat lainnya. Pemilihan teknisi penjinak bom sebagai komandan upacara menjadi momen istimewa dalam Visit Agenda tahun ini.
Perayaan HUT Bhayangkara ke-80
Perayaan HUT Bhayangkara ke-80 menampilkan rangkaian kegiatan yang dirancang untuk menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Selain upacara utama, acara ini mencakup pemberian tanda kehormatan, pameran alutsista buatan dalam negeri, kegiatan sosial, serta simbolisasi peningkatan kualitas pelayanan kepolisian. Visit Agenda ini juga menyertakan parade defile yang melibatkan sekitar sembilan ribu peserta, termasuk anggota Brimob yang memperlihatkan kemampuan operasional mereka.
Peran Teknisi Penjinak Bom dalam Pemimpinan Upacara
Komandan upacara yang dipilih merupakan teknisi penjinak bom dari Korps Brimob, yang berperan penting dalam operasi penyelamatan dan penegakan hukum. Pemilihan sosok ini dianggap sebagai simbol penghargaan terhadap keahlian dan dedikasi para teknisi dalam menjalankan tugas berbahaya. Visit Agenda kali ini menyoroti kinerja khusus dalam lingkup kepolisian, dengan pengakuan terhadap keahlian yang dibutuhkan dalam situasi darurat.
“Upacara Hari Bhayangkara ke-80 dipimpin oleh Presiden RI Bapak Prabowo Subianto sebagai Inspektur Upacara dan dihadiri oleh Wapres RI Gibran Rakabuming Raka serta Seluruh K/L dan stakeholders serta tamu undangan,” kata Irjen Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulis, Selasa (30/6/2026).
Menurut Kadiv Humas Polri, Visit Agenda ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang peran kepolisian dalam berbagai bidang. Acara dimulai sejak bulan Mei dengan berbagai kegiatan seperti Bhakti Bhayangkara, anjangsana, dzikir bersama lintas agama, perlombaan, pekan olahraga, dan pagelaran wayang. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat nilai-nilai pelayanan Polri kepada masyarakat, sekaligus menciptakan suasana harmonis di tengah perayaan.
Satlat Brimob di Cikeas Bogor menjadi lokasi upacara karena memiliki makna khusus dalam Visit Agenda tahun ini. Tempat ini melambangkan kompetensi teknis dan kemampuan operasional Korps Brimob, yang terus mengembangkan sumber daya manusia dalam layanan polisi profesional dan modern. Dalam pidato resmi, Irjen Isir menekankan bahwa upacara tersebut juga menjadi wadah untuk menunjukkan kemajuan teknologi kepolisian, termasuk inovasi dalam penjinak bom.
Acara HUT Bhayangkara ke-80 juga menampilkan keterlibatan elemen masyarakat yang lebih luas. Visit Agenda ini dirancang untuk menumbuhkan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian, terutama dalam menangani ancaman terorisme dan kejahatan kompleks. Berbagai simbolisasi, seperti pameran alutsista buatan dalam negeri, menegaskan keberhasilan Polri dalam menciptakan solusi yang menggabungkan teknologi dan keahlian manusia. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai kalangan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap perayaan ini.
Pemilihan teknisi penjinak bom sebagai komandan upacara menandai keterlibatan langsung Korps Brimob dalam Visit Agenda tahun ini. Sebagai bagian dari Satlat Brimob, mereka berperan dalam pelatihan dan penegakan hukum. Upacara ini menjadi pengingat bahwa kepolisian tidak hanya menjalankan tugas rutin, tetapi juga mempersiapkan diri untuk situasi yang memerlukan tanggung jawab penuh, seperti penjinak bom atau operasi penyelamatan. Dengan Visit Agenda ini, Polri berharap masyarakat semakin menghargai upaya mereka dalam menjaga stabilitas nasional.