Tak Ada Perry di Gedung BI: Teka-teki Pengunduran Diri
Jakarta, IDN Times - Suasana pagi di Gedung Bank Indonesia pada Senin, 27 Juli 2026, terasa berbeda dari biasanya. Tak Ada Perry di Gedung BI menjadi sorotan
Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Jabatan Gubernur BI: Tak Ada Perry di Gedung Saat Pengumuman
Portalnara.com – Jakarta, IDN Times – Suasana pagi di Gedung Bank Indonesia pada Senin, 27 Juli 2026, terasa berbeda dari biasanya. Tak Ada Perry di Gedung BI menjadi sorotan utama setelah pengumuman resmi pengunduran diri Gubernur Perry Warjiyo. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi hadir sendiri tanpa didampingi Perry, yang telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto sejak hari sebelumnya.
Konferensi pers yang dijadwalkan dimulai pukul 07.30 WIB akhirnya tertunda hingga pukul 07.50 WIB. Kehadiran Prasetyo Hadi dengan kemeja lengan panjang putih menjadi pertanda adanya pengumuman penting bagi masyarakat dan dunia perbankan. Agenda tersebut semula akan membahas Kebijakan Kelembagaan Bank Indonesia yang dipimpin oleh Anggota Dewan Gubernur.
Kehadiran Seluruh Anggota Dewan Gubernur
Dalam konferensi pers tersebut, tampak jelas bahwa Tak Ada Perry di Gedung BI saat pengumuman resmi. Seluruh anggota dewan gubernur hadir kecuali Perry Warjiyo. Yang hadir antara lain Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti, Deputi Gubernur Aida S. Budiman, Filianingsih Hendra, Ricky P. Gozali, serta Thomas A.M. Djiwandono. Raut wajah serius menyertai setiap kata yang diucapkan Prasetyo Hadi di hadapan para wartawan.
“Jadi begini teman-teman media dan masyarakat yang kami cintai, bahwa per kemarin, secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden,” ujar Prasetyo Hadi.
Destry Damayanti Menjadi Pejabat Sementara
Berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia yang telah diubah terakhir melalui UU No. 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, posisi kosong tersebut diisi secara otomatis. Destry Damayanti sebagai Deputi Gubernur Senior langsung mengambil alih tugas sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI.
“Untuk selanjutnya sesuai dengan Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur Bank Indonesia akan secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior yang selanjutnya akan menjalankan seluruh tugas sebagai pejabat gubernur sementara,” jelas Prasetyo.
Tampak Destry menundukkan kepala saat pengumuman tersebut disampaikan. Setelah Mensesneg selesai berbicara, Destry kemudian memberikan pernyataan resmi. Ia menegaskan bahwa Bank Indonesia tidak akan terganggu dalam menjalankan fungsinya.
“Bank Indonesia akan selalu senantiasa memastikan keberlangsungan tugas dan wewenang untuk mencapai stabilitas nilai tukar rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan,” tegas Destry Damayanti.
Masa Jabatan Perry Warjiyo Berakhir Lebih Awal
Perry Warjiyo telah memimpin Bank Indonesia selama tujuh tahun lamanya. Ia pertama kali dilantik pada Mei 2018 menggantikan Agus D.W. Martowardojo. Jabatan tersebut seharusnya berakhir pada tahun 2028. Namun, pengunduran diri ini mengakhiri masa jabatannya dua tahun lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.
Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri tersebut pada Sabtu, 25 Juli 2026. Meski demikian, ketidakhadiran Perry dalam pengumuman langsung tidak dijelaskan secara rinci oleh Prasetyo Hadi.
“Ya kan beliau menyampaikan dengan berkirim surat,” kata Prasetyo saat ditanya mengenai kehadiran Perry.
Alasan Pribadi Masih Menjadi Teka-teki
Penyebab pengunduran diri Perry hingga kini belum terungkap secara jelas. Prasetyo hanya menyebutkan bahwa alasan yang disampaikan bersifat pribadi. Ia juga menolak mengonfirmasi apakah masalah kesehatan menjadi faktor penyebab. Tak Ada Perry di Gedung BI menjadi simbol dari ketidakjelasan situasi saat ini.
“Karena alasan pribadi, dan itu kita menghormati ya,” tutur Prasetyo Hadi.
“Tidak ada, tidak ada, dalam suratnya hanya menyatakan mengajukan permohonan pengunduran diri oleh karena alasan pribadi,” ucap Prasetyo menegaskan bahwa Perry tidak menyebutkan alasan kesehatan dalam suratnya.
Konferensi pers ditutup dengan sesi tanya jawab yang dipimpin langsung oleh Destry Damayanti. Sementara itu, Prasetyo memberikan tambahan informasi dalam sesi doorstep setelah acara utama selesai. Masyarakat kini menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai langkah-langkah selanjutnya di Bank Indonesia.