Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
Business

Key Discussion: Tri Andayani Dicopot dari Dirut PELNI, Digantikan Eks Direktur Telkom

Linda Miller - portalnara.com 2 mins read

copot dari Jabatan Dirut PELNI, Budi Setyawan Wijaya Jadi Pengganti Key Discussion – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI mengumumkan

Key Discussion: Tri Andayani Dicopot dari Dirut PELNI, Digantikan Eks Direktur Telkom

Tri Andayani Dicopot dari Jabatan Dirut PELNI, Budi Setyawan Wijaya Jadi Pengganti

Key Discussion – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI mengumumkan pengumuman penting terkait pergantian kepemimpinan. Tri Andayani, yang telah memimpin perusahaan tersebut selama empat tahun sejak 2022, resmi dikeluarkan dari jabatan Direktur Utama. Pemimpin baru diberikan kepada Budi Setyawan Wijaya, mantan direktur Telkom Indonesia yang kini menjabat sebagai komisaris di PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma). Perubahan ini berlangsung setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST) tahun 2026.

Background dan Pergantian Pemimpin

Budi Setyawan Wijaya sebelumnya menjabat sebagai Direktur Strategic Portfolio Telkom Indonesia selama lima tahun, mulai dari Juni 2020 hingga Juli 2025. Dalam perannya di Telkom, ia terlibat langsung dalam pengembangan strategi bisnis dan ekspansi layanan perusahaan. Kini, ia meneruskan jejak karier profesionalnya dengan mengambil alih kepemimpinan PELNI sebagai Dirut baru.

Pergantian ini juga melibatkan perubahan di beberapa posisi direksi lain. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko diisi oleh Triswahyu Herlina, yang menggantikan Anik Hidayati. Sementara itu, Kokok Susanto, mantan Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut, kini menjabat sebagai Direktur Armada dan Teknik. Robert MP Sinaga, yang memimpin posisi tersebut sebelumnya, telah diberhentikan.

Key Discussion: Dampak Perubahan Kepemimpinan

Pemimpin baru diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam operasional dan strategi PELNI. Perusahaan nasional ini merupakan salah satu pelaku utama di sektor transportasi laut Indonesia, dengan peran penting dalam mendukung kegiatan ekonomi dan logistik nasional. Perubahan kepemimpinan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi tantangan industri yang dinamis.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada ketiganya atas kepemimpinannya yang berhasil mendorong transformasi perusahaan selama 2022–2026 serta membangun fondasi kuat untuk keberlanjutan bisnis,”

tutur Ditto Pappilanda, Sekretaris Perusahaan PELNI. Pernyataan ini menegaskan bahwa keputusan pergantian direksi dilakukan berdasarkan pertimbangan kinerja dan visi strategis.

Dalam susunan direksi terbaru, beberapa posisi strategis telah diisi oleh individu yang memiliki pengalaman luas di bidangnya. Hana Suhardi ditunjuk sebagai Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut, sementara Nuraini Dessy W menjadi Direktur Usaha Angkutan Penumpang. Heri Purnomo mengambil alih jabatan Direktur SDM dan Umum, yang sebelumnya dipegang oleh Edi Kusuma, yang kini bergeser ke posisi lain.

Susunan Direksi Baru PELNI: Konsistensi dan Transformasi

Secara keseluruhan, susunan direksi PELNI tetap mempertahankan struktur kepengurusan yang seimbang antara pengalaman lama dan potensi baru. Meskipun ada pergantian di beberapa posisi, dewan komisaris tetap tidak mengalami perubahan. Soenarko Gatie Atmodjo, Komisaris Utama, dan Sosialisman Hidayat Hasibuan, Komisaris Independen, masih menjabat dengan tetap memberikan arahan strategis kepada direksi.

Key Discussion mengenai PELNI kepemimpinan baru ini menjadi topik yang diminati publik dan industri. Pertukaran antara Tri Andayani dan Budi Setyawan Wijaya dinilai sebagai langkah adaptif untuk memenuhi kebutuhan ekosistem bisnis yang berkembang. Selain itu, penambahan perwakilan dari Telkomsigma di direktur utama menunjukkan peningkatan kolaborasi antar sektor, yang menjadi keuntungan strategis bagi perusahaan pelayaran nasional ini.

Leave a reply