What Happened During: 5 Konflik Utama Drakor The East Palace, Bukan Cuma soal Roh Jahat
5 Konflik Utama Drakor The East Palace, Bukan Cuma soal Roh Jahat What Happened During Drakor The East Palace menjadi topik utama yang menarik perhatian
5 Konflik Utama Drakor The East Palace, Bukan Cuma soal Roh Jahat
What Happened During Drakor The East Palace menjadi topik utama yang menarik perhatian penonton. Drama Korea yang tayang pada Jumat, 17 Juli 2026, segera menduduki posisi pertama di platform streaming Netflix. Genre sageuk, horror, dan fantasy ini menceritakan kisah seorang pemuda bernama Gu Cheon (Nam Joo Hyuk) yang kehidupan harmonisnya terganggu karena diperintahkan oleh Raja (Cho Seung Woo) untuk mengusir arwah yang menghantui bagian timur istana kerajaan Joseon. What Happened During muncul sebagai cerita serangkaian peristiwa misterius yang mengungkap lapisan konflik rumit di balik istana yang terkesan damai. Penonton terus dibuat penasaran karena kehadiran makhluk halus yang mengganggu serta jatuhnya korban di sekitar lokasi.
Konflik Antara Raja dan Ibu Suri
Konflik kekuasaan antara Raja dan Ibu Suri menjadi latar belakang utama dalam What Happened During. Raja, yang memegang jabatan tertinggi di Joseon, mengalami tekanan dari Ibu Suri (Jang Young Nam) yang melahirkan Sukbin (Hwang Young Hee) sebagai anak selir. What Happened During menggambarkan kecemburuan Ibu Suri terhadap kekuasaan Raja, yang berujung pada upaya mempermalukan selir dan membentuk kebencian dalam lingkaran istana. Raja, meski dingin di permukaan, terlihat gelisah saat kehilangan seluruh anaknya yang meninggal secara misterius di sekitarnya. Konflik ini memperdalam hubungan tidak sehat antara pihak kerajaan dan selir.
Konflik Gu Cheon dan Saeng Gang
Konflik antara Gu Cheon dan Saeng Gang (Roh Yoon Seo) menjadi sentral dalam What Happened During. Gu Cheon, yang tinggal di kuil bersama biksu, awalnya menolak tugas mengusir arwah karena tak ingin terlibat dalam urusan istana. Namun, setelah menerima perintah dari Raja, ia terjebak dalam jaringan konflik yang membingungkan. Saeng Gang, yang diperintahkan untuk menemani Gu Cheon, sebenarnya menyimpan dendam terhadap ayahnya yang dituduh menyebabkan kematian ibunya. What Happened During memperlihatkan bagaimana dua tokoh ini, meski saling curiga, saling melindungi satu sama lain dalam perjalanan memecahkan misteri istana. Hubungan mereka berkembang dari keengganan menjadi kepercayaan yang dalam.
Konflik Antara Putra Mahkota dan Kutukan
Konflik antara Putra Mahkota (Kwak Dong Yeon) dan kutukan kerajaan menjadi bagian yang menegangkan dalam What Happened During. Putra Mahkota, yang memiliki ambisi besar untuk menggantikan ayahnya, justru menjadi korban kekuatan tak kasat mata setelah meninggal. Ia berubah menjadi ak gwi, roh jahat yang menjadi antagonis utama. What Happened During menggambarkan bagaimana kutukan ini mengganggu kestabilan istana, menyebabkan gentayangan arwah yang mengakibatkan korban berkelanjutan. Raja, yang menghentikan Putra Mahkota karena ambisi berlebihan, justru menjadi saksi atas perubahan keji yang terjadi pada anaknya.
Konflik Intrik dan Dendam
What Happened During tidak hanya tentang peristiwa mistis, tetapi juga tentang intrik manusia. Arwah-arakwah yang mengganggu berasal dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk anggota kerajaan, dayang, hingga rakyat biasa.
Ibu Suri, yang merasa iri, memfitnah seorang dayang kesayangan raja. Arwah dayang ini awalnya dikira memakan banyak korban.
Konflik ini menunjukkan bagaimana kebencian dan ketidakadilan memicu kehancuran dalam kehidupan istana. Gu Cheon dan Saeng Gang, yang terus berselisih, akhirnya menyadari bahwa What Happened During adalah hasil dari keputusan manusia yang tidak adil. Mereka memperjuangkan kebenaran dengan memecahkan kebohongan yang menggerogoti kepercayaan antar tokoh.
Konflik Antara Tokoh dan Jalan Kehidupan
What Happened During juga menggambarkan konflik internal para tokoh yang terjebak dalam kehidupan yang tidak mereka pilih. Gu Cheon, yang memiliki indra keenam, terus berusaha memahami misteri istana sementara Saeng Gang mengikuti tujuan pribadinya untuk membalaskan dendam. Konflik ini memperlihatkan bagaimana kehidupan manusia dipengaruhi oleh kekuatan alam semesta yang tidak terduga. Para penonton dibawa ke dalam dunia penuh teka-teki, di mana setiap kejadian dianggap sebagai bagian dari skenario yang lebih besar.
Konflik yang Memperdalam Hubungan
What Happened During membuktikan bahwa konflik tidak hanya menyebabkan kekacauan, tetapi juga memperdalam hubungan antar karakter. Kematian anak-anak Raja menjadi alasan utama bagi Ibu Suri dan dayang yang terlibat dalam upaya menggulingkan kekuasaan. Konflik ini memicu kejadian-kejadian yang terkesan memalukan, namun sebenarnya adalah bagian dari rencana besar yang tersembunyi. Penonton dibuat berpikir ulang tentang arti keadilan dan kekuasaan dalam What Happened During, yang menjadi inti cerita drakor ini.