Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
Sport

Bola Tangan: Pengertian, Sejarah, Teknik, dan Peraturannya

Linda Miller - portalnara.com 3 mins read

Olahraga bola tangan merupakan jenis permainan beregu yang melibatkan tujuh pemain di setiap tim. Meskipun terdengar mirip dengan futsal, perbedaannya

Bola Tangan: Pengertian, Sejarah, Teknik, dan Peraturannya

Bola Tangan: Definisi, Asal-Usul, Teknik, dan Aturan Permainan

Portalnara.com – Olahraga bola tangan merupakan jenis permainan beregu yang melibatkan tujuh pemain di setiap tim. Meskipun terdengar mirip dengan futsal, perbedaannya terletak pada penggunaan tangan sebagai alat utama untuk mengoper dan menembakkan bola ke gawang lawan. Berbeda dengan sepak bola atau futsal yang memanfaatkan seluruh anggota tubuh kecuali tangan, bola tangan mengandalkan kedua tangan secara maksimal dalam setiap geraknya.

Di Indonesia, olahraga ini belum sepopuler sepak bola, basket, atau bulu tangkis. Namun, keberadaan tim nasional bola tangan Indonesia sudah cukup mapan dan aktif mengikuti berbagai kompetisi tingkat internasional. Untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, berikut adalah rangkuman lengkap mengenai sejarah, teknik dasar, serta peraturan permainan bola tangan.

Definisi dan Tujuan Permainan

Pada dasarnya, bola tangan adalah cabang olahraga beregu yang setiap timnya terdiri dari tujuh orang pemain. Tujuan utamanya adalah memasukkan bola ke dalam gawang lawan sebanyak-banyaknya. Tim yang berhasil mencetak gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang pertandingan. Setiap tim juga memiliki satu kiper yang bertugas menjaga gawang, sementara pemain lainnya berperan sebagai bek maupun penyerang di area depan.

Gerakan-gerakan inti dalam permainan ini mencakup operan, lemparan, dan tangkapan bola. Semua aktivitas tersebut dilakukan dengan menggunakan tangan, menjadikannya berbeda dari olahraga bola besar lainnya yang lebih banyak menggunakan kaki.

Sejarah Perkembangan Bola Tangan

Jejak sejarah bola tangan dapat ditelusuri hingga zaman Yunani Kuno pada abad ke-130 hingga 200 masehi. Saat itu, permainan yang mirip dengan bola tangan modern dikenal dengan nama urania. Perkembangan selanjutnya terjadi pada abad ke-11 ketika olahraga ini mulai menyebar ke berbagai negara, salah satunya adalah Jerman.

Di Jerman, Walther Von Der Vgeweide berperan penting dalam mempopulerkan permainan ini dengan nama fangballspiel. Istilah tersebut dalam bahasa Indonesia berarti permainan tangkap bola yang awalnya dimainkan oleh sebelas pemain. Pada abad ke-14, bola tangan semakin dikenal di banyak negara Eropa maupun Amerika. Bahkan, suku Eskimo di Amerika Serikat telah memainkan olahraga ini sejak abad ke-17.

Masuki abad ke-19, terjadi transformasi signifikan dalam permainan bola tangan. Jumlah pemain berubah dari sebelas menjadi tujuh orang, dan nama resminya menjadi bola tangan lapangan. Dua tokoh asal Jerman, yaitu Hirschman dan Dr. Karl Schelenz, dianggap sebagai pencipta permainan bola tangan versi modern. Selanjutnya, pada tahun 1946, International Handball Federation (IHF) didirikan sebagai organisasi induk olahraga bola tangan dunia. Kejuaraan dunia pertama kali diselenggarakan pada tahun 1954 dengan partisipasi 160 negara.

Di Indonesia, bola tangan pertama kali diperkenalkan selama masa penjajahan Belanda. Namun, olahraga ini baru dikenal luas oleh masyarakat pada tahun 1951 saat dimasukkan sebagai salah satu cabang olahraga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-2 di Jakarta.

Teknik Dasar Bola Tangan

Setiap pemain bola tangan dituntut untuk menguasai beberapa teknik fundamental. Teknik-teknik tersebut meliputi passing (mengoper), menangkap, menggiring, serta shooting (menembak) bola.

Passing atau mengoper bola merupakan salah satu keterampilan paling mendasar. Sama halnya dengan futsal dan sepak bola, passing berfungsi untuk membangun serangan dan menjaga penguasaan bola agar tidak direbut lawan. Dalam bola tangan, terdapat dua jenis teknik passing, yaitu passing satu tangan dan passing dua tangan.

Passing satu tangan memiliki beberapa variasi, antara lain operan samping, operan belakang, dan operan lompat. Operan samping dilakukan di sisi tubuh pemain dengan tujuan mengecoh lawan. Sementara itu, operan belakang juga bertujuan sama namun dilakukan dengan cara melempar bola melewati bagian belakang tubuh. Operan lompat biasanya digunakan ketika pemain ingin mengirimkan bola ke rekan yang berada agak jauh. Pada kondisi ini, pemain perlu memberikan lompatan dan kekuatan ekstra saat melempar.

Sedangkan passing dua tangan sering dipilih untuk menghasilkan lemparan yang lebih kuat dan akurat ke arah target.

Bola tangan adalah permainan yang termasuk dalam kategori permainan bola besar, dimainkan oleh dua tim dalam satu pertandingan, dan mengandalkan kedua tangan sebagai alat utama dalam setiap gerakan.

Leave a reply