Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
News

Latest Program: TNI AL Siapkan Lanal Lampung Jadi Pangkalan Kapal Induk Garibaldi

Sandra Gonzalez - portalnara.com 3 mins read

TNI AL Siapkan Lanal Lampung Jadi Pangkalan Kapal Induk Garibaldi dalam Program Terbaru Latest Program - Program terbaru TNI Angkatan Laut (AL) sedang

Latest Program: TNI AL Siapkan Lanal Lampung Jadi Pangkalan Kapal Induk Garibaldi

TNI AL Siapkan Lanal Lampung Jadi Pangkalan Kapal Induk Garibaldi dalam Program Terbaru

Latest Program – Program terbaru TNI Angkatan Laut (AL) sedang berjalan untuk mengembangkan Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung menjadi tempat berlabuh kapal induk pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi. Langkah ini bertujuan memperkuat kemampuan operasional armada laut TNI AL, terutama di wilayah Selat Sunda yang strategis. Dalam program ini, Lanal Lampung akan dijadikan pusat utama bagi kapal induk yang diharapkan menjadi aset penting dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan bahwa Lampung dipilih karena lokasinya yang strategis untuk mendukung operasi kapal induk. “Lampung menjadi salah satu pangkalan yang disiapkan dalam program terbaru ini untuk menyediakan area berlabuh bagi Giuseppe Garibaldi,” ujarnya saat diwawancarai Rabu (15/7/2026). Selain itu, TNI AL juga sedang menyiapkan infrastruktur khusus, seperti fasilitas pelabuhan, garasi, dan kamar berlabuh, agar dapat menerima kapal sebesar 13.850 ton tersebut dengan optimal.

Personel Pengawak Bersama dari TNI AL dan Angkatan Laut Italia

Kapal induk Giuseppe Garibaldi akan menggunakan sistem pengawakan gabungan (joint crew) antara TNI AL dan Angkatan Laut Italia. Program terbaru ini mencakup pengiriman 100 prajurit TNI AL ke Italia untuk pelatihan operasional kapal sebelum diluncurkan di Indonesia. Tunggul menyatakan, tim pengawak akan terdiri dari prajurit dari kedua pihak, sehingga memastikan pengetahuan teknis dan pengalaman yang memadai untuk mengoperasikan kapal induk tersebut.

“Setelah kapal tiba di Indonesia, seluruh pengawakan akan diterima oleh prajurit TNI AL secara lengkap,” tambah Tunggul. Ia menegaskan bahwa persiapan ini merupakan bagian dari program terbaru TNI AL untuk meningkatkan kemampuan laut secara komprehensif.

Kapal Giuseppe Garibaldi, yang dibangun di Italia, memiliki panjang 180 meter dan dapat membawa pesawat tempur AV-8B Harrier II serta helikopter. Dengan fasilitas Lanal Lampung yang sedang dibangun, TNI AL berharap dapat memaksimalkan potensi kapal ini dalam menjalankan tugas-tugas nasional dan internasional. Program terbaru ini juga mencakup pelatihan personel, evaluasi teknis, serta pengadaan alat pendukung operasi.

Kritik terhadap Biaya Hibah Kapal Induk

Pengadaan kapal induk Giuseppe Garibaldi melalui skema hibah mendapat sorotan dari anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin. Ia mengingatkan bahwa biaya pemeliharaan kapal ini bisa sangat tinggi, terutama dalam konteks program terbaru TNI AL yang bertujuan menstabilkan anggaran pertahanan. “Kapal ini sudah mencapai usia 40 tahun sejak 1985, sehingga berada di ujung masa operasional. Biaya modernisasi yang dibutuhkan akan menjadi beban besar bagi anggaran,” kata Hasanuddin di Jakarta, Senin, 4 Mei 2026.

“Biaya tahunan perawatan kapal bisa mencapai 5 juta euro, dan 19 juta euro untuk pembongkaran,” lanjut Hasanuddin. Ia menyarankan pengadaan kapal induk perlu dikelola dengan efisien, karena program terbaru TNI AL harus memastikan penghematan dana dalam jangka panjang.

Hasanuddin menambahkan bahwa biaya pemeliharaan termasuk pembaruan radar, sistem komunikasi, persenjataan, serta pelatihan kru. Meski demikian, ia percaya program terbaru TNI AL akan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kekuatan laut Indonesia, asalkan pengelolaan anggaran tetap terpantau dengan baik. Pengadaan kapal induk ini juga diharapkan meningkatkan kesiapan TNI AL dalam operasi darat, udara, dan laut secara bersamaan.

Pengembangan Lanal Lampung dalam program terbaru ini tidak hanya fokus pada fasilitas fisik, tetapi juga pada penguatan keamanan dan keterlibatan masyarakat lokal. TNI AL berencana menjalin kerja sama dengan pihak berwenang setempat untuk memastikan pengoperasian kapal induk berjalan lancar dan mendapat dukungan dari lingkungan sekitar. Dengan adanya kapal induk, Lanal Lampung akan menjadi pusat utama pembelajaran dan pengembangan kapal-kapal lain yang akan digunakan dalam operasi jangka panjang.

Dalam perjalanan kapal Giuseppe Garibaldi ke Indonesia, TNI AL juga menyiapkan rencana pemasangan sistem pendukung operasional, seperti pelabuhan khusus dan jaringan komunikasi yang terintegrasi. Program terbaru ini diharapkan menjadi contoh keberhasilan kerja sama antar institusi militer dan meningkatkan kemampuan TNI AL dalam menghadapi tantangan keamanan laut di masa depan. Selain itu, pengoperasian kapal induk ini akan menjadi simbol kesiapan Indonesia dalam menjaga kepentingan nasional di laut Selat Sunda dan Pasifik.

Leave a reply