Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
News

Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkotika Dalam Vape – Rp6 Juta per Kartrid

Sandra Gonzalez - portalnara.com 3 mins read

Rp6 Juta per Kartrid Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkotika - Kepolisian Resor Bogor kembali membongkar praktik pengedaran narkoba yang semakin canggih

Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkotika Dalam Vape – Rp6 Juta per Kartrid

Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkotika Dalam Vape – Rp6 Juta per Kartrid

Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkotika – Kepolisian Resor Bogor kembali membongkar praktik pengedaran narkoba yang semakin canggih, kini berbentuk vape yang mengandung etomidat. Operasi penangkapan ini dilakukan selama periode Mei hingga Juli 2026, dengan hasil menemukan 65 kartrid narkotika dan 70 bungkus “happy water” yang dijual dengan harga fantastis, mencapai Rp6 juta per kartrid. Temuan ini menggugah kesadaran masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan narkoba melalui alat vape yang semakin populer.

Penemuan Etomidat sebagai Ancaman Baru

Pengungkapan ini menunjukkan bahwa etomidat, sebuah narkotika yang biasa digunakan dalam bidang medis, kini menjadi alat penyalahgunaan oleh para pelaku narkoba di wilayah Kabupaten Bogor. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menyatakan bahwa jenis narkotika ini baru ditemukan dalam tiga bulan terakhir, meski sebelumnya lebih banyak terdeteksi di Jakarta. “Temuan ini menjadi peringatan bahwa narkoba bisa masuk ke berbagai bentuk, termasuk vape, yang memperluas target konsumen,” tambahnya dalam konferensi pers di Mapolres Bogor, Cibinong.

“Etomidat memiliki efek penenang yang kuat, sehingga sangat berisiko terutama bagi remaja. Harga Rp6 juta per kartrid menjadikannya daya tarik bagi pengguna yang mencari pengalaman hisap lebih intensif,” ujar Kapolres.

Kasus ini diungkap setelah petugas menyita 65 kartrid etomidat dan 70 bungkus “happy water” dari tangan tersangka berinisial EJ di Perum Griya Bukit Jaya, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri. Dalam operasi yang sama, polisi juga mengamankan tiga kilogram sabu, dua kilogram ganja, ganja sintetis, serta 1.068.900 butir obat keras tertentu. Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkotika ini mengungkap total 74 kasus selama periode Mei-Juli 2026, dengan 95 tersangka ditangkap.

Dalam upaya mengatasi masalah narkoba, Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkotika berupaya memperketat pengawasan terhadap tempat-tempat penjualan vape dan melibatkan masyarakat dalam kegiatan pencegahan. “Kami mengimbau orang tua dan remaja untuk waspada terhadap penggunaan vape, karena bisa menjadi sarana penyalahgunaan narkoba,” terang Kapolres. Hal ini sejalan dengan peran Forkopimda yang aktif mendukung kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan rutin di berbagai titik strategis.

Etomidat dan Perubahan Pola Konsumsi

Etomidat, yang awalnya dipakai sebagai anestesi, kini dijual sebagai narkoba dalam bentuk cairan vape. Karena rasa dan aroma yang menarik, banyak pengguna, terutama remaja, tertarik mencoba produk ini. Dalam satu kartrid, cukup untuk 40 hisapan, sehingga efeknya bisa terasa lebih cepat dan kuat dibandingkan bentuk konvensional. “Kami menemukan bahwa pemakaian etomidat melalui vape memudahkan konsumen karena lebih tersembunyi dan mudah dibawa ke mana pun,” papar Kapolres.

Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkotika ini juga menyoroti keberhasilan tim satuan tugas narkoba dalam menemukan pola pengedaran yang tak terduga. “Kami menganalisis keberhasilan ini karena adanya keterlibatan pengusaha lokal dan jaringan yang terorganisir,” tambahnya. Dengan penggunaan teknologi dan metode investigasi modern, polisi dapat mengungkap kegiatan ilegal yang sebelumnya sulit dideteksi.

Di sisi lain, Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan apresiasi terhadap upaya Polres Bogor dalam menangani penyebaran narkoba. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berkolaborasi dengan kepolisian untuk memperkuat tindakan pencegahan. “Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkotika ini memberikan contoh bagus bagaimana kita bisa menemukan penyakit baru di wilayah kita,” kata Bupati. Dukungan ini diharapkan mampu mengurangi prevalensi penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat.

Dalam rangka mengantisipasi penyebaran narkoba melalui vape, Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkotika berencana melakukan sosialisasi lebih masif di sekolah dan komunitas. “Kami ingin membangun kesadaran bahwa vape bukan hanya alat hiburan, tetapi bisa menjadi pintu masuk ke penyalahgunaan narkoba,” jelas Kapolres. Selain itu, pihaknya juga akan meningkatkan pengawasan terhadap toko vape dan tempat-tempat berkumpul di kota-kota besar Kabupaten Bogor.

Temuan ini menjadi bukti bahwa peredaran narkoba terus beradaptasi dengan teknologi dan tren masa kini. Dengan harga yang mahal, para pengguna bisa mengakses narkoba dengan cara yang lebih modern. “Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkotika ini menunjukkan bahwa kepolisian terus berinovasi untuk menangkal peredaran barang ilegal,” pungkas Kapolres. Dengan terus meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak, harapan besar bisa diwujudkan dalam mengurangi dampak negatif narkoba di wilayah tersebut.

Leave a reply