Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
News

Respons Eks Jampidsus Febrie Saat Hotman Paris Mundur Sebagai Pengacaranya

Betty Smith - portalnara.com 3 mins read

Keputusan Hotman Paris Hutapea untuk mengundurkan diri sebagai kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah telah resmi disampaikan sejak dua hari

Respons Eks Jampidsus Febrie Saat Hotman Paris Mundur Sebagai Pengacaranya

Hotman Paris Hutapea Resmi Mundur dari Posisi Pengacara Febrie Adriansyah

Portalnara.com – Keputusan Hotman Paris Hutapea untuk mengundurkan diri sebagai kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah telah resmi disampaikan sejak dua hari sebelumnya, tepatnya pada tanggal 21 Juli 2026. Langkah ini menjadi perhatian publik karena menunjukkan dinamika hubungan antara pengacara kondangan tersebut dengan kliennya. Pengacara kondangan itu menjelaskan bahwa kliennya memahami langkah ini, meskipun sempat meminta agar waktu pengumuman resmi ditinjau kembali. Respons Eks Jampidsus Febrie Saat Hotman mengumumkan keputusannya menunjukkan sikap profesional yang tinggi dari kedua belah pihak.

Alasan Pengunduran Diri dari Posisi Pengacara

Saat memberikan keterangan di RS Medistra, Jakarta, pada Kamis (23/7/2026), Hotman mengungkapkan bahwa situasi saat ini tidak memungkinkan dirinya untuk terus melanjutkan peran tersebut. Ia menyebutkan bahwa dokter-dokter dari Singapura juga mulai menunjukkan kekecewaan terhadap penanganan kasus yang sedang berlangsung. Kondisi kesehatan Febrie yang memerlukan perhatian khusus menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan ini.

“Saya sudah dua hari mengabari beliau, ya tapi beliau mengatakan waktunya yang tepat dia coba dipikirin. Tapi kalau begini gue nggak bisa lagi karena dokter Singapura pun sudah marah-marah, kenapa you kerja gitu lho,”

Menurut Hotman, meskipun ia mundur, Febrie tidak kehilangan tim pengacaranya. Ia menyebutkan keberadaan Pak Farisi, seorang pensiunan jaksa senior yang pernah bekerja sama dengannya dan bahkan sempat menjadi anak buahnya. Selain itu, terdapat tim pengacara lain yang siap mendukung klien tersebut dalam menghadapi proses hukum yang sedang berjalan. Respons Eks Jampidsus Febrie Saat pengunduran diri ini menunjukkan bahwa kliennya tetap optimis dengan tim yang ada.

Reaksi dan Respons dari Febrie Adriansyah

Ketika ditanya mengenai reaksi kliennya, Hotman menyatakan bahwa Febrie mampu memaklumi keputusan pengunduran dirinya. Hubungan persahabatan antara keduanya juga menjadi faktor yang membuat Febrie menerima situasi ini dengan lapang dada. Kedua pihak memiliki komunikasi yang baik sehingga pengunduran diri ini tidak menimbulkan kekecewaan yang berarti.

“Ya dia bisa memaklumi nggak apa-apa, dia sahabat saya juga, memaklumi ya,”

Sebelumnya, Hotman secara resmi menerima surat kuasa dari Febrie pada tanggal 17 Juli 2026. Penunjukan tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh Hotman setelah ia mengunjungi Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung. Dengan demikian, hanya lima hari saja Hotman mengemban posisi sebagai kuasa hukum Febrie. Respons Eks Jampidsus Febrie Saat periode singkat ini menunjukkan bahwa hubungan profesional mereka tetap berjalan baik.

Dengan pengunduran diri ini, Hotman tidak lagi menjadi bagian dari tim kuasa hukum Febrie. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Febrie mengenai keputusan tersebut. Namun, sumber terpercaya menyebutkan bahwa Febrie tetap tenang dan percaya dengan proses hukum yang sedang berlangsung.

Latar Belakang Kasus dan Prospek ke Depan

Febrie diketahui berstatus sebagai tersangka dalam dugaan pemerasan yang berkaitan dengan penanganan perkara PT ASABRI. Kejaksaan Agung sebelumnya telah menegaskan bahwa penerbitan sprindik baru tidak menggugurkan status tersangka baik bagi Febrie maupun Don Ritto. Kasus ini terus menjadi perhatian publik karena melibatkan tokoh-tokoh penting dalam sistem peradilan Indonesia.

Hotman juga menambahkan bahwa meskipun ia mungkin dianggap sebagai salah satu musuh kecil oleh kliennya, ia tetap merasa memiliki tanggung jawab karena jutaan orang telah meminta bantuannya. Ia yakin bahwa keberadaan puluhan pengacara lainnya tidak akan menjadi masalah bagi Febrie dalam menghadapi kasus ini. Respons Eks Jampidsus Febrie Saat berbagai perkembangan terbaru menunjukkan bahwa kliennya tetap fokus pada proses hukum yang sedang berjalan.

Ke depan, tim pengacara baru yang dipimpin oleh Pak Farisi diharapkan dapat memberikan penanganan yang optimal terhadap kasus ini. Febrie sendiri diyakini akan tetap kooperatif dengan pihak Kejaksaan Agung dalam menyelesaikan perkara yang sedang dihadapi.

Leave a reply