Skip to content
Royal desk
Agustus 3, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
News

Latest Program: Jasa Marga Tanam 7.000 Pohon di Ruas Tol dan Rest Area

Susan Hernandez - portalnara.com 2 mins read

Jasa Marga Tanam 7.000 Pohon di Ruas Tol dan Rest Area Latest Program - Sebagai bagian dari perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026, PT Jasa Marga

Latest Program: Jasa Marga Tanam 7.000 Pohon di Ruas Tol dan Rest Area

Jasa Marga Tanam 7.000 Pohon di Ruas Tol dan Rest Area

Latest Program – Sebagai bagian dari perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat komitmen terhadap infrastruktur berkelanjutan melalui program penanaman pohon di seluruh ruas jalan tol dan area istirahat yang dikelolanya. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak bulan Juni 2026, dengan fokus pada penghijauan yang berdampak lingkungan.

Komitmen Berkelanjutan

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan inisiatif penanaman pohon menjadi salah satu upaya perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan stakeholder. “Menanam pohon adalah investasi jangka panjang untuk membentuk kehidupan yang lebih baik di masa depan,” tutur Rivan, menambahkan bahwa semua program ini mendukung implementasi ESG secara nyata.

“Seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Jasa Marga dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan para pemangku kepentingan secara sustainable,” ujar Rivan.

Di antara aktivitas tersebut, penanaman 200 pohon pule di Travoy Rest Area KM 792A, Jawa Timur, menjadi contoh konkret. Pohon pule dipilih karena kemampuannya menyerap karbon, menghasilkan oksigen dalam jumlah tinggi, serta memiliki sistem akar yang kuat untuk memperkuat struktur tanah.

Program Transformasi Rest Area

Program penghijauan ini juga menjadi fondasi untuk pengembangan Green Corridor, yang akan diterapkan bertahap di seluruh lokasi Jasa Marga Group. Sistem monitoring digital yang digunakan memungkinkan perusahaan melacak pertumbuhan pohon, mengukur jejak karbon, hingga mengevaluasi potensi penyerapan karbon atau offset emisi. Teknologi ini menjadikan data sebagai dasar pengambilan keputusan dalam strategi lingkungan.

Jasa Marga tidak hanya fokus pada penghijauan, tetapi juga merancang revitalisasi kawasan Travoy Rest. Transformasi tersebut mencakup penataan tenant UMKM, pembaruan lanskap, peningkatan fasilitas umum, dan pelatihan petugas layanan. Area ini kini dilengkapi SPBU, SPKLU, ATM Center, klinik kesehatan, ruang hijau, tempat ibadah, restoran, serta tempat duduk yang lebih nyaman.

“Revitalisasi Travoy Rest mengintegrasikan aspek pelayanan, pemberdayaan UMKM, hingga keberlanjutan lingkungan,” tambah Rivan.

Dari sisi ekonomi, langkah ini memberikan kontribusi signifikan pada kinerja bisnis. Pada 2025, pendapatan usaha lain dari bisnis rest area mencapai Rp783,2 miliar, naik 21,7 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp643,6 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan nilai tambah yang dihasilkan dari integrasi lingkungan dan ekonomi.

Kumulatifnya, Jasa Marga telah menanam 14.267 pohon pada 2023, 50.762 pada 2024, dan 31.130 pada 2025. Angka tersebut mencerminkan upaya berkelanjutan perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem di sepanjang jalan tol.

Leave a reply