Skip to content
Royal desk
Agustus 3, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
Business

Harga BBM Dorong Inflasi Juni Naik Jadi 0,44 Persen

Jennifer Johnson - portalnara.com 1 min read

Kenaikan Harga BBM Harga BBM Dorong Inflasi Juni Naik - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan angka inflasi bulanan di bulan Juni 2026 mencapai 0,44 persen

Harga BBM Dorong Inflasi Juni Naik Jadi 0,44 Persen

Inflasi Juni 2026 Meningkat ke 0,44 Persen karena Kenaikan Harga BBM

Harga BBM Dorong Inflasi Juni Naik – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan angka inflasi bulanan di bulan Juni 2026 mencapai 0,44 persen, naik dari angka 0,28 persen pada Mei 2026. Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kenaikan inflasi tersebut. Peningkatan tarif BBM pada akhir Mei dan awal Juni 2026 memberikan dampak signifikan terhadap belanja sehari-hari warga, khususnya sektor transportasi dan energi.

Berdasarkan data tahunan (yoy), inflasi mencapai 3,34 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (ytd) sebesar 1,79 persen. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa indeks harga konsumen (IHK) naik dari 111,40 di bulan Mei menjadi 111,89 di Juni. Lonjakan harga BBM tidak hanya memengaruhi angka inflasi bulanan, tetapi juga memperkuat tren kenaikan harga dalam beberapa sektor ekonomi.

Kenaikan Harga BBM sebagai Pemicu Utama

Dalam konferensi pers hibrida di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (1/7/2026), Ateng menyoroti bahwa bahan bakar minyak berkontribusi signifikan terhadap inflasi bulanan. Kelompok pengeluaran transportasi menjadi penyumbang inflasi terbesar, yaitu 2,29 persen, dengan andil 0,28 persen. Peningkatan tarif BBM nonsubsidi pada 1 dan 10 Juni 2026 memicu kenaikan biaya transportasi, yang secara langsung memengaruhi daya beli masyarakat.

“Komoditas yang dominan mendorong inflasi kelompok transportasi adalah bensin, tarif angkutan udara, serta pelumas atau oli bensin,” ujar Ateng. Ia menambah

Leave a reply