Main Agenda: Bantah Lakukan PHK, Agrinas Palma Justru Rekrut 20 Ribu Pekerja
Main Agenda: Agrinas Palma Rekrut 20 Ribu Pekerja, Bantah PHK Main Agenda - Dalam upaya menjawab isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang sempat santer
Main Agenda: Agrinas Palma Rekrut 20 Ribu Pekerja, Bantah PHK
Main Agenda – Dalam upaya menjawab isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang sempat santer beredar, PT Agrinas Palma Nusantara (APN) secara resmi mengklaim bahwa perusahaan justru sedang memperluas rekrutmen tenaga kerja. Main Agenda menjadi fokus utama dalam pernyataan ini, yang dikeluarkan oleh Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara, Mohammad Abdul Ghani, dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI. Dalam pernyataannya, Ghani menegaskan bahwa perusahaan tidak sedang melakukan PHK, tetapi justru memprioritaskan perekrutan pekerja baru untuk memenuhi kebutuhan operasional yang semakin meningkat.
Pernyataan Direktur Utama dan Strategi Perusahaan
“Main Agenda kami adalah memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang memadai untuk mendukung pertumbuhan perusahaan. Kami tidak hanya tidak melakukan PHK, tetapi juga berkomitmen untuk merekrut lebih dari 20 ribu pekerja baru dalam beberapa bulan ke depan,” jelas Ghani pada Senin (6/7/2026).
Menurut Ghani, keputusan untuk merekrut pekerja secara masal adalah bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Ia menambahkan bahwa dirinya menjabat sebagai direktur utama sejak Maret 2026, dan dalam periode tersebut, manajemen telah melakukan penyesuaian struktur organisasi sesuai prinsip tata kelola korporasi perkebunan. Perubahan ini dilakukan untuk memastikan perusahaan tetap kompetitif di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Perusahaan menegaskan bahwa rekrutmen ini bukan hanya untuk menggantikan pekerja yang diberhentikan, tetapi juga untuk memperkuat tim operasional dan meningkatkan kualitas manajemen. Selain itu, perekrutan juga dilakukan dalam rangka menghadapi proyek ekspansi baru yang direncanakan pada tahun 2026 ini. “Main Agenda kami adalah mengoptimalkan kapasitas kerja dan memastikan keberlanjutan operasional perusahaan,” tegas Ghani.
Detail Kebutuhan Tenaga Kerja dan Perkembangan Perekrutan
Sebagai bagian dari Main Agenda perusahaan, Agrinas Palma Nusantara menetapkan target perekrutan sebanyak lebih dari 20 ribu pekerja baru, yang terdiri dari 1.844 karyawan pimpinan, 9.450 pengawas atau mandor, serta 11 ribu tenaga pemanen. Target ini diperkirakan akan tercapai dalam waktu 9-12 bulan ke depan, dengan rencana pengisian posisi dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masing-masing divisi.
Saat ini, perekrutan sedang berjalan intensif, dan perusahaan telah memberikan perhatian khusus pada kebutuhan tenaga kerja yang masih belum terpenuhi. Berdasarkan data hingga minggu keempat Juni 2026, 1.100 dari 1.844 posisi karyawan pimpinan telah terisi, dengan 744 posisi yang masih kosong. Untuk posisi mandor dan pemanen, progres perekrutan terus ditingkatkan dengan berbagai metode, termasuk kerja sama dengan lembaga pelatihan lokal dan penggunaan platform perekrutan online.
Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara juga menyoroti peran Main Agenda dalam memperkuat kemitraan dengan pihak ketiga. Ia menjelaskan bahwa perusahaan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan proses perekrutan berjalan lancar dan transparan. “Main Agenda kami adalah membangun ekosistem kerja yang berkelanjutan, sehingga bisa menghasilkan tenaga kerja berkualitas tinggi yang sesuai dengan visi perusahaan,” tambah Ghani.
Konteks Industri dan Dukungan dari Pemerintah
Rekrutmen besar-besaran oleh Agrinas Palma Nusantara tidak terlepas dari dinamika industri perkebunan kelapa sawit yang kini semakin kompetitif. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor ini mengalami perubahan signifikan, termasuk peningkatan investasi dan persaingan yang lebih ketat. Dengan Main Agenda yang menekankan peningkatan efisiensi, perusahaan berharap bisa menjaga posisi dominan di pasar internasional.
Direktur Utama juga menyoroti dukungan pemerintah dalam menunjang Main Agenda perusahaan. Ia menyebutkan bahwa pemerintah telah memberikan bantuan dalam perekrutan melalui program peningkatan keterampilan pekerja lokal. “Komitmen pemerintah terhadap sektor perkebunan membantu kami dalam mencapai target Main Agenda ini,” ungkap Ghani. Ia menambahkan bahwa keberhasilan perekrutan akan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan kinerja perusahaan di tahun 2026.
Menurut laporan internal perusahaan, pelaksanaan Main Agenda perekrutan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Dengan memperluas jumlah karyawan, perusahaan berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja di wilayah operasionalnya, yang terutama berada di daerah pedesaan. “Kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan kerja yang layak dan berkelanjutan kepada masyarakat setempat,” jelas Ghani, menegaskan bahwa Main Agenda ini adalah bagian dari visi perusahaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Kesimpulan dan Harapan ke Depan
Sebagai penutup, Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara menegaskan bahwa Main Agenda perekrutannya tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas. Ia menjamin bahwa semua posisi yang dibuka akan diisi oleh tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan pengalaman sesuai standar industri. “Kami optimis bahwa Main Agenda ini akan memperkuat posisi kami sebagai perusahaan perkebunan yang berkembang pesat dan berkelanjutan,” pungkas Ghani.