Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
Hype

Lafa Pratomo Rilis EP 12 Musisi Lintas Genre, Ada Hindia hingga Isyana

James Jackson - portalnara.com 3 mins read

Lafa Pratomo Rilis EP 12 Musisi - Setelah lebih dari satu dekade berkecimpung di industri musik Indonesia sebagai komposer dan produser, Lafa Pratomo akhirnya

Lafa Pratomo Rilis EP 12 Musisi Lintas Genre, Ada Hindia hingga Isyana

Lafa Pratomo Rilis EP 12 Musisi: Proyek Album “Garis Tegak” yang Menghadirkan Kolaborasi Lintas Genre

Portalnara.com – Lafa Pratomo Rilis EP 12 Musisi – Setelah lebih dari satu dekade berkecimpung di industri musik Indonesia sebagai komposer dan produser, Lafa Pratomo akhirnya mewujudkan impian panjangnya melalui sebuah proyek album yang istimewa. Dengan judul Garis Tegak, karya ini menghadirkan enam lagu kolaborasi yang akan dirilis secara bertahap setiap bulannya. Keunikan proyek ini terletak pada pertemuan 12 musisi dari berbagai genre musik yang berbeda-beda, menciptakan harmoni yang unik dalam setiap lagu.

Lafa tidak sembarangan memilih para musisi yang terlibat dalam proyek ini. Sebagian besar merupakan rekan-rekan yang pernah bekerja sama dengannya sebelumnya dalam berbagai proyek musik. Sementara itu, ada pula musisi yang selama ini menjadi idola dan ingin ia ajak berkolaborasi. “Kenapa memilih mereka? Pertimbangan pertamanya, beberapa dari teman-teman sudah pernah kerja bareng, terus berteman baik. Ada beberapa yang belum pernah kerja bareng, tapi aku sangat mengagumi karya-karya mereka,” jelas Lafa Pratomo dalam wawancara eksklusif.

Proses Kreatif yang Nyaman dan Bebas

Kedekatan personal antara Lafa dan para musisi membuat proses kreatif berjalan lebih nyaman dan produktif. Meskipun berasal dari genre yang berbeda-beda, setiap musisi tetap diberi kebebasan untuk membawa karakter masing-masing ke dalam lagu. Para musisi juga aktif memberikan masukan atau ide sepanjang proses produksi berlangsung, menciptakan dinamika kolaborasi yang segar.

“Buatku sendiri, bisa berkumpul sama teman-teman musisi ini aja udah happy. Kalau mikirin ekonomi, itu gimana nanti lah. Karena ekonomi adalah dampak, tapi gimana message-message ini bisa diterima pendengar itu lebih esensial buatku,” katanya dengan penuh keyakinan.

Berbeda dengan proyek musik pada umumnya yang sering dikaitkan dengan target komersial, Lafa mengungkapkan bahwa dirinya tidak terlalu memikirkan capaian dari sisi ekonomi. Baginya, bisa berkumpul dan berkarya bersama para musisi yang ia kagumi sudah menjadi pencapaian tersendiri. Ia juga memiliki harapan tersendiri agar pesan dalam karyanya bisa tersampaikan ke pendengar dengan baik.

Album sebagai Arsip Karya sebagai Produser

Selama kurang lebih 12 tahun berkarya, Lafa Pratomo telah menciptakan sekitar 216 lagu untuk berbagai musisi Indonesia. Meski kini merilis album atas namanya sendiri, ia menegaskan tidak memiliki keinginan untuk tampil sebagai penyanyi. Secara terang-terangan, ia menuturkan bahwa tidak suka dengan suaranya sendiri, sehingga memilih pendekatan yang berbeda.

“Pada dasarnya gue pengin punya satu album arsip dalam hidup gue. Bentuknya album, tapi sebagai produser album, bukan penyanyi,” ujar Lafa dengan tegas.

Ia menambahkan, “Di saat yang bersamaan gue gak suka sama suara gue. Aneh banget kalau gue nyanyi. Jadi gue ajak teman-teman buat bantuin gue bikin album.” Pendekatan ini menjadikan Garis Tegak sebagai album yang benar-benar mencerminkan visi Lafa sebagai produser.

Detail Kolaborasi dan Jadwal Rilis

Album Garis Tegak menjadi proyek perdana Lafa sebagai produser utama yang mempertemukan 12 musisi lintas genre. Kolaborasi tersebut terdiri dari Feby Putri x Matter Mos, Nadhif Basalamah x Hursa, Ari Lesmana x White Chorus, Isyana Sarasvati x Jason Ranti, Bilal Indrajaya x The Jansen, serta Hindia x Banda Neira. Setiap pasangan musisi membawa nuansa unik yang mencerminkan genre masing-masing.

Seluruh lagunya akan dirilis secara bertahap setiap bulan, dengan duet Feby Putri dan Matter Mos sebagai pembuka lewat “Seperti Angka 8” yang rilis pada 4 Agustus 2026 mendatang. Proyek ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi Lafa, tetapi juga menjadi momen spesial bagi para penggemar musik Indonesia yang menantikan kolaborasi-kolaborasi berkualitas.

Dengan Lafa Pratomo Rilis EP 12 Musisi, dunia musik Indonesia mendapatkan sebuah karya yang membuktikan bahwa kolaborasi lintas genre dapat menghasilkan sesuatu yang bermakna dan abadi.

Leave a reply