Skip to content
Royal desk
Agustus 3, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
News

Key Strategy: Pramono: Grand Hyatt-Kempinski Bakal Terhubung ke MRT Lewat Terowongan

Jennifer Johnson - portalnara.com 2 mins read

Pramono: Strategi Terowongan MRT untuk Grand Hyatt Kempinski Key Strategy - Dalam acara Malam Puncak HUT ke-499 DKI Jakarta bertema "Menuju 5 Abad Jakarta"

Key Strategy: Pramono: Grand Hyatt-Kempinski Bakal Terhubung ke MRT Lewat Terowongan

Pramono: Strategi Terowongan MRT untuk Grand Hyatt Kempinski

Key Strategy – Dalam acara Malam Puncak HUT ke-499 DKI Jakarta bertema “Menuju 5 Abad Jakarta”, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan Key Strategy dalam pengembangan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan mobilitas warga. Salah satu inisiatif strategis ini adalah pembangunan terowongan yang akan menghubungkan hotel-hotel premium seperti Grand Hyatt, Pullman, Mandarin Oriental, dan Hotel Indonesia Kempinski dengan sistem transportasi MRT, menjadikan kota Jakarta lebih terintegrasi secara tata kota.

Terowongan Bawah Tanah sebagai Solusi Mobilitas

Key Strategy Pramono menekankan kebutuhan mengurangi kepadatan lalu lintas di wilayah pusat kota. Ia menjelaskan bahwa terowongan ini akan memudahkan akses antar wilayah, terutama untuk warga yang bepergian antar hotel atau ke stasiun MRT. “Saudara-saudara tidak membayangkan. Grand Hyatt dengan Pullman, Mandarin Oriental, dan Kempinski sekarang di bawahnya sudah kita hubungkan. Nanti akan masuk ke MRT, sehingga tidak ada lagi orang yang menyeberang di permukaan,” tutur Pramono dalam pidatonya.

“Selain menghubungkan hotel-hotel mewah, terowongan ini juga akan mengurangi hambatan pejalan kaki dan meningkatkan kualitas tata kota Jakarta secara keseluruhan,”

Dalam perencanaannya, terowongan ini dirancang sebagai bagian dari Key Strategy pengembangan infrastruktur yang lebih inklusif. Pramono menjelaskan bahwa ruang bawah tanah akan dimanfaatkan bukan hanya untuk jalan kaki, tetapi juga sebagai pusat aktivitas komersial, termasuk destinasi bagi pengusaha kecil dan menengah (UMKM). Pola serupa telah diadopsi di kota-kota besar dunia, seperti Tokyo dan Paris, yang menggabungkan layanan transportasi dengan ruang publik multifungsi.

Komitmen Menyelesaikan Proyek Infrastruktur Sebelumnya

Pramono juga menegaskan komitmen untuk menuntaskan proyek infrastruktur yang belum rampung dari masa gubernur sebelumnya. “Saya dan Bang Doel akan menuntaskan hal-hal yang belum selesai dari pemerintah atau gubernur sebelumnya,” katanya. Key Strategy ini mencakup peningkatan kualitas transportasi umum, termasuk penghubungan Jakarta International Stadium (JIS) dengan Ancol melalui KRL.

Dalam periode jabatannya, beberapa proyek strategis telah terealisasi, seperti penataan Jalan HR Rasuna Said dan pengembangan sistem transportasi antarmodal. “Rasuna Said alhamdulillah sudah selesai. JIS sekarang ini sudah ada KRL-nya. Antara JIS sampai Ancol juga sudah kita hubungkan,” tambah Pramono, yang menyoroti keberhasilan ini sebagai langkah penting dalam Key Strategy kota Jakarta.

Terowongan MRT ke hotel-hotel premium ini diharapkan juga meningkatkan daya tarik wisata dan ekonomi lokal. Dengan akses yang lebih mudah, pengunjung dapat berpindah antar destinasi tanpa mengganggu alur lalu lintas di atas permukaan. Pramono menambahkan bahwa Key Strategy ini akan memperkuat konektivitas Jakarta, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam pengembangan tata kota berkelanjutan.

Dukuh Atas, yang merupakan area strategis di Jakarta Pusat, akan menjadi titik fokus utama Key Strategy ini. Selain terowongan, Pemprov DKI juga akan membangun pedestrian deck untuk menghubungkan beberapa titik transportasi. Pramono menyebutkan bahwa proyek ini tidak hanya mendorong penggunaan transportasi umum, tetapi juga menciptakan ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Leave a reply