Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
News

Meeting Results: Dishub DKI Temui Sulis, Ojol Viral Menangis Ternyata Motor Tak Ditahan

James Jackson - portalnara.com 3 mins read

Meeting Results: Dishub DKI dan Sulis Bicara Soal Motor Tidak Ditahan Pasca Viral Meeting Results - Hasil pertemuan antara Dishub DKI Jakarta dan pengemudi

Meeting Results: Dishub DKI Temui Sulis, Ojol Viral Menangis Ternyata Motor Tak Ditahan

Meeting Results: Dishub DKI dan Sulis Bicara Soal Motor Tidak Ditahan Pasca Viral

Meeting Results – Hasil pertemuan antara Dishub DKI Jakarta dan pengemudi ojek online Sulis Agung Wibowo, yang sempat viral karena menangis saat ditertibkan di kawasan Jatinegara, menjadi perhatian publik. Pertemuan ini dilakukan pada hari Sabtu (20/6/2026), di mana Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, bertemu langsung dengan Sulis untuk memperjelas kronologi kejadian dan menyampaikan evaluasi dari pihak Dishub. Dalam sesi ini, hasil pertemuan diharapkan mampu memperbaiki hubungan antara ojek online dan instansi pemerintah terkait.

Kronologi Penertiban yang Menyebabkan Viral

Sebelumnya, Sulis menjadi sorotan karena terekam dalam video viral yang menunjukkan ia menangis selama dijebak petugas penertiban parkir liar. Pada saat insiden tersebut, motor Sulis telah dimuat ke mobil angkut. Namun, karena proses pengangkutan masih berlangsung dan demi keselamatan petugas serta pengguna jalan, Sulis diarahkan untuk ikut ke kantor Sudinhub Jakarta Timur. Dalam pertemuan, ia menjelaskan bahwa motor tidak ditahan, melainkan langsung diambil kembali pada hari itu juga. Hasil pertemuan ini bertujuan untuk memastikan kejadian tersebut tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Kami memohon maaf atas kegaduhan yang timbul di masyarakat. Hasil pertemuan ini kami lakukan untuk menjelaskan kronologi yang sebenarnya sekaligus menyampaikan langsung kepada Pak Sulis bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi kami agar pelaksanaan penertiban ke depan dapat lebih baik lagi,” ujar Harlem Simanjuntak dalam keterangan resmi.

Reaksi Publik dan Dampak Viral

Viralnya video Sulis menimbulkan respons beragam dari masyarakat. Beberapa menyayangkan tindakan Dishub DKI karena dianggap terlalu keras, sementara yang lain mengapresiasi upaya pengaturan lalu lintas. Dalam hasil pertemuan, pihak Dishub menyampaikan bahwa penertiban parkir liar adalah bagian dari upaya menegakkan disiplin lalu lintas, tetapi juga mengakui perlunya komunikasi yang lebih efektif. Selain itu, mereka berjanji untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi yang lebih intensif.

“Saya mengakui kesalahan karena parkir tidak pada tempatnya. Dalam hasil pertemuan, motor saya langsung bisa dibawa pulang tanpa biaya tambahan. Saya juga berjanji tidak akan mengulangi kesalahan ini,” kata Sulis Agung Wibowo dalam wawancara terpisah.

Dalam hasil pertemuan, disebutkan bahwa Dishub DKI tidak menahan motor Sulis selama proses penertiban, melainkan langsung mengambilnya setelah ia menandatangani surat pernyataan. Langkah ini dianggap sebagai bentuk penyelesaian masalah secara cepat, tetapi juga menjadi pembelajaran bahwa tindakan pemerintah perlu lebih humanis. Pihak Dishub menyatakan bahwa hasil pertemuan ini menjadi dasar untuk merevisi mekanisme penertiban, termasuk mengganti metode pengambilan kendaraan dengan pengawasan lebih ketat.

Sulis, yang sebelumnya dianggap mengeluh berlebihan, kini menjadi contoh bagaimana kejadian kecil dapat menjadi besar jika tidak diatasi dengan tepat. Dalam hasil pertemuan, ia menjelaskan bahwa kondisi parkir liar di Jatinegara memang sering terjadi, tetapi ia sendiri tidak menyangka akan menangis dalam video tersebut. Ia mengakui bahwa kesalahan yang ia lakukan merupakan bentuk ketidaktahuan terhadap aturan parkir, dan hasil pertemuan menjadi bukti bahwa Dishub DKI tetap terbuka terhadap kritik.

Hasil pertemuan antara Dishub DKI dan Sulis tidak hanya menyentuh seorang pengemudi ojek online, tetapi juga menggambarkan upaya pemerintah dalam memperbaiki tindakan mereka. Dengan adanya evaluasi yang lebih mendalam, Dishub berkomitmen untuk meningkatkan kualitas penertiban, termasuk menghindari konflik yang bisa memicu reaksi emosional. Hasil pertemuan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal menuju keseimbangan antara disiplin lalu lintas dan empati terhadap pelaku transportasi.

Leave a reply