Skip to content
Royal desk
Agustus 2, 2026 PortalNara adalah sumber informasi terkini tentang teknologi, startup
News

Momen Haru Kuli Asal Blora Lihat Anak Jadi Perwira TNI Dilantik Prabowo

Daniel Moore - portalnara.com 3 mins read

Jakarta, Rabu (22/7/2026) menjadi hari bersejarah bagi Wagiantoro, seorang laki-laki berusia 45 tahun yang bekerja sebagai kuli bangunan. Bersama istri dan

Momen Haru Kuli Asal Blora Lihat Anak Jadi Perwira TNI Dilantik Prabowo

Keluarga Kuli Bangunan dari Blora Berharu Melihat Anak Sulung Dilantik Jadi Perwira TNI

Portalnara.com – Jakarta, Rabu (22/7/2026) menjadi hari bersejarah bagi Wagiantoro, seorang laki-laki berusia 45 tahun yang bekerja sebagai kuli bangunan. Bersama istri dan anak bungsunya, ia menempuh perjalanan dari Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menuju Istana Merdeka di Jakarta Pusat. Tujuan utamanya sangat sederhana namun penuh makna: menyaksikan sang anak sulung, Letda Rizky Fadly, dilantik menjadi perwira oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pelantikan tersebut melibatkan total 1.177 Perwira Remaja TNI-Polri yang hadir di Halaman Istana Merdeka. Para calon perwira ini datang dari beragam latar belakang sosial, mulai dari keluarga militer hingga pekerja kasar. Salah satu yang paling menyentuh adalah kisah Rizky Fadly, perwira muda dari TNI Angkatan Darat yang merupakan anak pertama dari Wagiantoro.

Momen Haru Sang Ayah

Setelah prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat selesai, Wagiantoro terlihat berkaca-kaca. Tatapan matanya memancarkan kebanggaan luar biasa kepada Rizky yang kini telah resmi berpangkat Letnan Dua TNI.

“Ini anak saya (Letda Rizky). Saya hanya berprofesi sebagai buruh serabutan, kadang kuli bangunan. Alhamdulillah rezeki anak saya bisa jadi perwira hari ini,” ujar Wagiantoro sambil menatap anaknya.

Menurut Wagiantoro, perjalanan Rizky menuju pangkat perwira telah dimulai sejak masa sekolah menengah pertama. Saat itu, Rizky sudah mengikuti tes masuk SMA Taruna Nusantara dan berhasil diterima. Setelah lulus dari SMA tersebut, ia melanjutkan pendidikan ke AKMIL dan kembali meraih keberhasilan.

“Ya, ini dimulai dari sejak dia SMP, dia ikut masuk tes masuk SMA Taruna Nusantara, alhamdulillah terkabul doa kami dan selanjutnya dia sendiri yang pilih ke akmil dan alhamdulillah juga diterima,” kata Wagiantoro.

Peran Penting Sang Ibu

Wagiantoro tidak lupa mengakui peran besar istrinya, Siti Jamilah, dalam kesuksesan Rizky. Ia menyebut sang istri sebagai sosok luar biasa yang selalu mendampingi setiap langkah anaknya.

“Dan dari semua ini ada sosok satu orang yang sangat luar biasa, yaitu istri saya, ibunya. Dia adalah sosok luar biasa yang membantu perjalanan dia (Rizky), serta semuanya juga dari bantuan orang-orang yang bertangan baik yang dikirim oleh Allah kepada saya lewat jalan mereka. Semoga hanya Allah yang bisa membalasnya,” ujarnya.

Rizky Berjanji Melanjutkan Perjuangan Orang Tua

Rizky juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya. Meskipun kondisi ekonomi keluarga terbatas, mereka selalu memberikan dukungan penuh terhadap cita-cita Rizky menjadi anggota TNI.

“Kesan dan pesan saya untuk kedua orangtua saya adalah saya bangga. Apa pun, saya tidak pernah melihat pekerjaan orangtua saya apa dan itu hanya pekerjaan orangtua saya. Selanjutnya saya akan melanjutkan perjuangan dari orangtua saya untuk mengejar kebanggaan sejauh mungkin dan untuk membanggakan kedua orangtua saya dengan kaki tangan saya sendiri,” ujar Rizky.

Di dalam hati, Rizky menyimpan erat nasihat orang tuanya agar tidak pernah minder atau terpengaruh oleh gengsi dalam mengejar impian. Pesan tersebut menjadi pegangan kuatnya selama menjadi taruna hingga kini.

“Nasihat utama saya yang saya pegang teguh selama saya menjadi taruna dan sampai sekarang adalah tidak usah menuruti kata-kata minder ataupun menuruti kata-kata gengsi,” ucap dia.

Leave a reply