Pidato Prabowo soal Nuklir Terputus dalam Tayangan Siaran Langsung
Pidato Prabowo soal Nuklir Terputus menjadi perhatian publik ketika siaran langsung yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden mengalami
Siaran Langsung Pidato Prabowo soal Nuklir Terputus Saat Pembahasan Eskalasi Global
Portalnara.com – Pidato Prabowo soal Nuklir Terputus menjadi perhatian publik ketika siaran langsung yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden mengalami gangguan teknis secara tiba-tiba. Putusnya koneksi ini terjadi persis pada momen ketika Presiden Prabowo Subianto sedang membahas isu strategis mengenai potensi perlombaan senjata nuklir di kawasan Timur Tengah. Kejadian teknis ini langsung memicu diskusi hangat di berbagai platform media sosial dan menjadi trending topic dalam waktu singkat.
Acara di Istana Negara dengan Kehadiran Kadin
Pertemuan tersebut diselenggarakan di Istana Negara pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Dalam acara ini, Prabowo hadir dan menyampaikan pidato di hadapan para pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia yang mewakili 38 provinsi serta puluhan asosiasi dunia usaha dari berbagai sektor. Melalui kesempatan ini, presiden menyoroti eskalasi geopolitik global yang dinilai dapat memicu persaingan senjata nuklir antar negara-negara di kawasan Timur Tengah.
Menyikapi situasi yang semakin kompleks, Prabowo menyampaikan kekhawatirannya melalui pernyataan yang kemudian menjadi sorotan:
“Tiap sore, tiap malam dalam berita-berita eskalasi, eskalasi, eskalasi,”
Potensi Efek Domino Kepemilikan Senjata Nuklir
Presiden Prabowo kemudian menguraikan secara detail potensi efek domino kepemilikan senjata nuklir di wilayah Timur Tengah. Ia menyebutkan bahwa Iran telah memiliki kemampuan nuklir, sementara Saudi Arabia juga menginginkan hal yang sama. Kondisi ini diperkirakan akan diikuti oleh negara-negara lain di kawasan tersebut yang ingin memiliki kemampuan strategis serupa.
“Dikatakan bahwa Iran sudah punya senjata nuklir. Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya senjata nuklir. Kalau Saudi Arabia ingin punya senjata nuklir, tidak menutup kemungkinan Emirate (UEA) juga ingin punya senjata nuklir, Qatar juga ingin punya senjata nuklir, Mesir juga ingin senjata nuklir,”
Konflik Berkepanjangan dan Perebutan Sumber Daya
Selain isu nuklir, Prabowo juga menyinggung konflik berkepanjangan di Timur Tengah yang berkaitan erat dengan perebutan sumber daya alam. Kawasan tersebut dikenal kaya akan gas, minyak, dan berbagai mineral berharga. Hal inilah yang menyebabkan perang telah berlangsung selama ratusan tahun di wilayah tersebut, dengan berbagai pihak saling berebut kontrol atas kekayaan alam yang ada.
“Kenapa ribut di Timur Tengah, Timur Tengah banyak gas, banyak minyak, dan banyak mineral-mineral lain. Berkecamuklah perang sudah ratusan tahun di situ. Saudara-saudara, jadi devide et impera itu bukan tulisan di buku sejarah. Itu nyata,”
Viralnya Momen Terputusnya Siaran Langsung
Momen terputusnya siaran langsung ini kemudian viral di platform X dengan cepat. Akun @ardisatriawan mengunggah potongan video yang memperlihatkan kondisi saat mic presiden mati dan digantikan klip iklan. Ia menulis komentar yang merangkum bagian pidato yang sempat terdengar sebelum gangguan teknis terjadi, sehingga publik tetap bisa memahami konteks pembicaraan.
Awalnya, akun tersebut menyebutkan bahwa video sudah diturunkan dari platform. Namun, hasil pengecekan ulang oleh IDN Times menunjukkan bahwa video acara tersebut tersedia kembali di akun YouTube Sekretariat Presiden. Yang menarik, bagian mengenai nuklir yang sebelumnya muncul dalam tayangan telah hilang dari rekaman tersebut, menambah keunikan momen Pidato Prabowo soal Nuklir Terputus ini.